22 Mar 2018

Ketika Puisi Lebih Penting dari Hutan

KEMARIN, 21 Maret 2018, ada dua perayaan yang dilakukan. Yang pertama, Hari Puisi Dunia (World Poetry Day) dan yang kedua adalah Hari Hutan Internasional (International Day of Forest). World Poetry Day atau yang kita kenal sebagai Hari Puisi Dunia pertama kali dicetuskan di Paris pada saat pertemuan UNESCO yang berlangsung

Rismunandar Iskandar 0
17 Oct 2017

Belajar Menemukan Diri Melalui Sinema Iran “WHERE IS THE FRIEND’S HOME”

KETIKA libur sekolah, salah satu televisi swasta Indonesia kerapkali menayangkan film Children of Heaven berulang-ulang. Film yang disutradarai oleh Majid Majidi itu selalu berhasil membuat pipi Ibu saya basah oleh air mata. Keluarga saya akan tetap menontonnya meski telah tahu betul bagaimana kisahnya. Saya mulai menyukai film-film Iran setelah menyaksikan

Rachmat Hidayat Mustamin 0
29 Sep 2017

7 Puisi Menyambut Hantu-Hantu PKI dan Bayangan Kejombloan Kita

Momentum 30 September sudah pasti akan diwarnai dengan ingatan-ingatan akan bangkitnya “hantu-hantu PKI. Namun ada sebagian dari banyak orang yang memilih tidak reaktif dan adem-ayem saja menyambut tanggal 30 September itu. Buya Syafii Maarif dengan sangat bijak mengatakan, “PKI yang sudah masuk kuburan sejarah jangan dibongkar lagi untuk tujuan politik

Ais Nurbiyah Al-Jum’ah 0
24 Sep 2017

Vera dan Puisinya

SAYA membenci penyair yang menjelaskan puisinya kepada saya. Saya berharap ia segera mati. O, ini bukan kiasan. Saya berharap ia benar-benar mampus. Lebih baik hilang nyawa ia berkalang tanah, daripada hidup dan tidak mengizinkan saya berimajinasi. Tapi tidak ketika saya bertemu Vera. Vera punya suara sehalus angin pantai, seserak cangkang

Felix K. Nesi 1
12 Sep 2017

Untaian Cinta: Dari Ibnu Hazm, Rumi, Tagore hingga WS Rendra

Sebelum tidur saya teringat suatu kalimat yang pernah dibaca. Katanya ketika jatuh cinta setiap orang akan menjadi penyair. Sayapun lupa di tulisan mana itu didapatkan. Kalau tidak salah adanya di roman Mottinggo Busye, Perempuan Paris. Setelah saya baca lagi, tidak ada di sana. Mottinggo Busye dengan kedalaman makna hanya berkata

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
06 Sep 2017

5 Buku Rekomendasi untuk Muslimah Kekinian

Sungguh menarik sekaligus cukup tersinggung ketika membaca tulisan di rumahketjilku.blogspot.co.id. Tulisan yang diberi judul Obesitustuff: Penyakit Muslimah Kekinian? Seharusnya menjadi subjek kontemplasi bagi setiap muslimah yang sudah keranjingan gaya dan mode. Saya sendiri belum membaca buku Marie Kondo, The Life-Changing Magic of Tidying Up (dan tentu saja saya akan segera

Ais Nurbiyah Al-Jum’ah 0
29 Aug 2017

Pesan Tersembunyi dalam Puisi Jusuf Kalla

BEBERAPA waktu lalu, film Athirah yang mengisahkan kiprah ibunda Jusuf Kalla tayang di layar-layar bioskop tanah air. Publik mendapatkan gambaran seperti apa peran penting sosok ibu bagi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kini, Jusuf Kalla berkisah tentang orang penting dalam kehidupannya. Ia bercerita tentang istrinya Mufidah, yang telah menemaninya dalam mahligai

Yusran Darmawan 0
06 Aug 2017

Mimpi Demokrasi dari Bebunyian Puisi

Di suatu sore di dalam kereta. Jejeran orang bertumpuk. Ditengarai ketiak dan sesak para penumpang, salah satu upaya untuk meringankan kesumpekan tersebut adalah melihat gawai mereka. Di satu sisi dekat pintu seorang lelaki memandang gawainya dengan serius, nampak berita dari sebuah media propaganda, tangannya kemudian bermain-main menuliskan emosinya yang meluap.

Dhihram Tenrisau 0