20 Jan 2018

Kenapa Pengungsi Rohingya Enggan Pulang Ke Rumah?

DI SIANG bertanggal 24 Desember 2017, dr. Abdul Halik Malik, seorang dokter relawan Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) sedang memeriksa para pengungsi Rohingya di posko kesehatan IHA di kamp pengungsian Jamtoli, Ukhiyah, Cox’s Bazar, Bangladesh. Seorang perempuan bercadar datang hendak memeriksakan diri. Saybara Begom (24) namanya. Dia adalah satu di antara

Dhihram Tenrisau 0
29 Oct 2017

Kyai Saleh, Jihad, dan Calabai

DI pengajian subuh ini, Kyai Saleh membahas bab tentang Jihad. Dengan kalimat yang tegas dan bersemangat, Kyai Saleh mengobarkan jiwa jamaah pengajiannya. “Jihad adalah ibadah tertinggi derajatnya dan termulia di mata Allah”, demikian kata Kyai Saleh dengan berapi-api. Beberapa jamaah terperangah dan terpesona dengan agitasi Kyai Saleh. Yusran, salah satunya.

Pepi Al-Bayqunie 0
27 Oct 2017

Keruhnya Nasib Air Minum Pengungsi Rohingya Catatan dari Pengungsi Rohingya

DI HADAPAN Dokter Pradipta Syuarsaf duduk seorang anak, Zahib Husan (3) yang kini digandeng oleh ibunya. Dia datang dalam keadaan lemas, setelah beberapa jam lalu saat buang hajat dia turut mengeluarkan darah. Keluhan itu dirasakannya sudah hampir lebih sebulan, dan lebih lima kali darah ikut merembes bersama tinjanya yang encer,

Dhihram Tenrisau 0
25 Oct 2017

Makan Tak Makan Asal Nyirih Catatan dari Pengungsi Rohingya

KALAU mampir ke lokasi pengungsi, akan mudah kita dapatkan baik anak maupun dewasa dengan bibir yang merah. Mereka tidak malu tersenyum sembari memperlihatkan gusi mereka itu. Merah itu bukanlah karena darah, namun karena mengunyah sirih. Di sini sirih dalam bahasa Bengali disebut paan. Pada dasarnya, sirih ataupun paan memang menjadi

Dhihram Tenrisau 0
23 Oct 2017

Mixtape 7 Lagu yang Menggambarkan Pengungsi Rohingya Catatan dari Pengungsi Rohingya

SEBAGAI orang yang dapat kesempatan berangkat ke daerah pengungsi Rohingya. Berangkat di tengah marak-maraknya isu yang lebih nge-hits seperti, pidato pribumi oleh Anies Baswedan. Ya, isu pengungsi Rohingya memang sedang mendingin di tanah air. Namun terlepas dari ketidak terkinian isu ini. Beberapa teman dan sanak menghubungi saya. Pertanyaan pertamanya pasti seperti ini,

Dhihram Tenrisau 0
20 Oct 2017

Ibu di Atas Keranjang Catatan dari Pengungsi Rohingya

IBU itu memperlihatkan muka muram, seperti langit yang mulai menghilangkan birunya,  Selasa siang (17/10) di Jamtoli, Ukhiya. Seperti itu pula kemuraman itu akan meledak. Dia berada di dalam keranjang, memegangi dadanya. Kain sari membalut tubuhnya yang ringkih. Ibu itu pendek, tulangnya menyembul ke balik kulitnya yang kisut. Di atas keranjang

Dhihram Tenrisau 0
14 Oct 2017

Dr. Rosita Rivai: Rohingya, Berguru ke Israel dan Pengabdian di Bencana

BERADA dua minggu di kamp pengungsian etnis Rohingya, membuat dr. Rosita Rivai kian memahami kesulitan hidup masyarakat yang dicabik oleh bencana, terlebih karena perang. Dokter alumnus Fakultas Kedokeran Universitas Hasanuddin tahun 2002 ini, berpengalaman di medan kebencanaan. Alhasil, ia tak henti bersyukur karena dapat hidup bahagia dan aman bersama keluarga

Aco Pamatte 0
11 Oct 2017

Rohingya yang Mengunci Ingatan

Hari ini saya tidak mengawali hari dengan sarapan dua lembar biskuit, mempersiapkan obat-obatan dan peralatan medis untuk melakukan pelayanan kesehatan bagi para pengungsi. Saya mulai dengan mencuci pakaian kotor yang tak sempat dicuci disana. Hari ini saya tidak perlu naik mobil bak terbuka selama dua jam dari posko kami di

Rosita Rivai 1
29 Sep 2017

Pesan Dokter Ochie dari Rohingya yang Mengetuk Nurani

SEBULAN lalu, hampir semua kanal media sosial dipenuhi teriakan dukungan untuk Rohingya. Tak sekadar dukungan, banyak pula yang memaki pemerintah. Banyak orang mengira bahwa umpatan di media sosial adalah cara terbaik untuk membela mereka yang teraniaya di sana. Kini, nama Rohingnya nyaris tak lagi ditemukan di media sosial. Yang muncul

Yusran Darmawan 1
05 Sep 2017

Dilema Suu Kyi, Rohingya dibawa ke Mana?

Beberapa waktu lalu, dunia dikejutkan dengan operasi militer yang menewaskan korban dari kelompok kaum Rohingya. Suu Kyi menjabat sebagai State Counselor atau setara dengan perdana menteri. Suu Kyi juga berpengaruh terhadap kekuasan Presiden Htin Kyaw. Posisi tersebut membawa Suu Kyi dalam situasi yang dilema, di satu sisi ia berhadapan dengan

Rayla Prajnariswari Belaudina Kusrorong 0