06 Feb 2018

Sejarah Becak: Dari Jepang, Makassar, Hingga Jakarta

BELAKANGAN ini, becak sering menjadi topik pembicaraan warga di warung kopi. Semuanya bermula ketika Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan pernyataan akan memberi ijin beroperasinya kembali becak di Jakarta. Hingga detik ini, becak (pernah) menjadi bagian dari nadi kehidupan masyarakat Indonesia setelah ditemukan dan diproduksi selama berpuluh-puluh tahun. Becak sering

Meta Sekar Puji Astuti 0
13 Jan 2018

Fakta dan Fiksi Kisah Datu Museng dan Maipa Deapati

DI layar-layar bioskop tanah air, film berjudul Maipa Deapati dan Datu Museng, yang diangkat dari tradisi tutur Makassar tengah tayang. Film yang disebut-sebut menampilkan kisah asmara yang lebih tragis dari kisah Romeo dan Juliet itu mendapat atensi banyak orang. Bioskop di Kota Makassar dibanjiri mereka yang penasaran dengan kisah asmara

Muhammad Ruslailang 3
06 Jan 2018

Mengapa “Nur” Begitu Banyak di Indonesia?

TIDAK bisa dipastikan, apakah semua orang memahami makna dari namanya. Bisa jadi ada yang begitu paham dan ada juga yang acuh tak acuh saja. Orang yang menganggap nama itu penting, akan menanyakan kepada orang tuanya. Atau menelusurinya kalau namanya itu pernah hadir dalam panggung sejarah. Saya sendiri termasuk kategori ini.

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
02 Sep 2017

Akar Masalah Rohingya dan Rumitnya Situasi

Tanggal 23 Mei 2016, Poppy McPherson menulis “‘No Muslims Allowed’: How Nationalism is Rising in Aung San Suu Kyi’s Myanmar” di The Guardian. Isinya mengenai pembatasan dan pelarangan yang diberikan oleh pemerintah beserta masyarakat Myanmar kepada Muslim Rohingya. Mereka tidak dibiarkan bermalam dan menikah dengan etnis Myanmar lainnya yang beragama

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 2
30 Aug 2017

Saracen: Antara Hoax, Game dan Sejarah

Mendengar kata Saracen, sindikat pembuat hoax dan ujaran kebencian yang baru-baru ini ditangkap kepolisian, banyak pihak mungkin merasa heran. Sebab pekerjaan yang dilakoni tidaklah mulia dan tidak manusiawi sama sekali. Disamping menimbulkan kekacauan informasi, pekerjaan itu menyerang  golongan tertentu dan menurunkan harga diri mereka. Sebenarnya ketika isu Saracen muncul, penulis

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0