28 Mar 2018

Manusia Beragam Wajah

VALAR Morghulis Valar morghulis merupakan kata salam dari bahasa tinggi valyrian, yang bersumber dari serial drama barat terpopuler, Game of Thrones. Di tahun politik sekarang, jenis tipe manusia ini ada banyak. Namun, tulisan ini bertujuan agar kita bisa rehat sejenak membahas politik yang makin hari makin bertuju kebencian. Toh, itulah

Sardjito Ibnuqoyyim 0
07 Mar 2018

Apa Kabar Kawan?

SEMENJAK isu 212 tahun kemarin, kita masih saja dihebohkan dengan pertanyaan “apakah agama itu politik?” Bahkan di tahun politik ini kita juga tak lupa dengan kenaikan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat di sana. Ini mengurai banyak masalah. Permasalahan utamanya, yang tak memilih DT (Donald Trump), sering sentimental terhadap hubungan

Sardjito Ibnuqoyyim 0
23 Feb 2018

Kembalikan Media Sosialku yang Dulu

PESATNYA perkembangan media sosial menjadikan hampir seluruh masyarakat di Indonesia memiliki media ini, dari berbagai kalangan dan usia bisa dipastikan menggunakan media sosial sebagai sarana berkomunikasi satu sama lain, dengan media ini pula seseorang bisa menjadi dirinya sendiri dan bisa mengaktualisasikan dirinya. Adanya media sosial berperan penting mempengaruhi kehidupan sosial

Hijriani Hadz 0
15 Feb 2018

Pengakuan Seorang Penyebar Hoaks

PEDANG itu seakan tak bermata. Di Yogyakarta, pedang itu menyabet di Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta. Polisi menembak kaki pelaku, yang merasa sedang menjalankan apa yang dipercayainya. Di dunia maya, seseorang mengayunkan kata-kata serupa pedang demi menghina Buya Syafii Maarif yang mengunjungi gereja itu pasca aksi pedang. Saat polisi menangkap

Yusran Darmawan 0
01 Feb 2018

Tarung Jokowi vs Prabowo di Panggung Medsos

PEMILIHAN PRESIDEN (Pilpres) masih akan digelar setahun lagi. Tapi kemeriahannya sudah mulai tampak di media sosial. Pilpres kali ini serupa ajang Indonesian Idol di mana para fansnya membentuk barisan pemenangan sendiri. Para kandidat presiden memenuhi media sosial dengan berbagai postingan yang kemudian di-share berkali-kali oleh para penggemarnya. Jika saja media

Yusran Darmawan 0
15 Jan 2018

Keributan dan Kesalehan yang Mendadak

BERKEMBANGNYA teknologi secara luar biasa memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan manusia. Mulai dari interaksi yang menjadi 24 jam sehari sampai macam rupa bisnis melalui “olahraga” jari ini. Akses informasi menjadi tidak terbatas. Masalah selebriti dan elit politik, seolah menjadi masalah semua orang. Begitupun belajar masalah agama. Semua orang yang terkoneksi

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
24 Nov 2017

Senjata Digital untuk Aktivis “Jaman Now”

DAHULU, para aktivis hanya mengandalkan strategi demonstrasi dan perlawanan melalui perlemen jalanan. Di banyak kota, para aktivis, khususnya mahasiswa, seringkali hanya bisa berekspresi melalui aksi menutup jalan sembari menyampaikan tuntutan melalui megaphone. Ada anggapan bahwa jalan aktivis paling heroik adalah jalannya para demonstran. Ada asumsi bahwa untuk jadi seorang pembela

Yusran Darmawan 0
13 Nov 2017

Sepuluh Alasan untuk Menulis Blog

JAUH sebelum menjadi blogger keren, saya merasakan bagaimana nikmatnya menulis di media cetak. Saat berprofesi sebagai jurnalis di satu media, saya merasakan bagaimana menulis setiap hari, dan menyeleksi tulisan mana yang dimuat di media. Hingga akhirnya, saya mundur dari dunia itu, namun kaki saya masih berpijak di dunia aksara. Saya

Yusran Darmawan 0
09 Nov 2017

Indah Lestari, dari Profesional Paling Berpengaruh, Milenial, hingga Pekerjaan Uniknya

RAMBUTNYA sebahu, berwarna agak cokelat kemerahan. Wajah wanita ini menampakkan guratan perpaduan antara keanggunan khas perempuan Bugis dan lelaki Jawa. Bicaranya teratur dan tegas, namun terdengar lembut. Karakter ini tak terlepas dari darah yang mengalir dalam tubuhnya. Indah sapaannya, adalah putri seorang Purnawiran TNI AD, tampak pula ia mewarisi karisma

Aco Pamatte 0
03 Oct 2017

Wahai Sang Penyebar Kebencian di Media Sosial, Berhentilah jadi Zombi Menyambut Tahun Baru Hijriyah

“TIDAK ada manusia dilahirkan untuk membenci manusia yang lain karena warna kulitnya, latar belakang-keturunannya, atau agamanya.Untuk bisa membenci, seorang manusia harus melewati proses belajar. Jika mereka dapat belajar untuk membenci, mereka pasti dapat diajarkan untuk mencintai” Nelson Mandela (1918 – 2013). Kebencian umumnya bermula dari prasangka, ia adalah hantu yang

M. Fadlan L Nasurung 0