02 Dec 2017

Kawa Daun: Rasa Nikmat Kolonialisme di Ranah Minang

SEMILIR angin lembut bercampur dengan aroma kemacetan khas Jakarta menyapa tubuh para pekerja nan letih. Bekerja seharian bahkan mungkin lembur, kemudian pulang di malam hari adalah rutinitas mereka. Adakalanya tidak mereka sadari, waktu begitu cepat berlalu. Hari pun gelap, motor tumpangan meliuk-liuk di antara sempitnya celah antara kendaraan yang kadang

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0