25 Mar 2018

Muhibah ke Azerbaijan: Kota Kerajaan Islam

BERKESEMPATAN untuk berkunjung ke Kota Baku, Azerbaijan menyisakan kenangan tersendiri bagi saya. Menjelang akhir Desember tahun lalu, diundang oleh pemerintah Azerbaijan dalam acara Solidaritas Muslim Dunia, yang membicarakan isu-isu terkini dunia Islam. Meskipun judulnya Solidaritas Muslim, namun yang diundang dari berbagai macam agama, baik sebagai peserta maupun narasumber. Utusan Indonesia

Anggia Ermarini 0
08 Mar 2018

Seandainya Khadijah Ikut Women March

WOMEN March adalah perayaan tahunan internasional. Para perempuan biasanya turun ke jalan dan berorasi menyuarakan ketertindasan yang dialaminya. Di negara berpenduduk mayoritas Muslim, perempuan kerap dituntut berjuang lebih keras karena situasinya lebih terpuruk. Pernahkah Anda–umat Islam–membayangkan apa yang akan disampaikan Khadijah binti Khuwaylid, istri pertama Nabi Muhammad, seandainya ia ikut

Aan Anshori 0
Hukum Forensik
08 Mar 2018

Nasib Ilmu Forensik pada Negara Penganut Islamic Law System

MASIH ingat dengan kasus Jessica Kumala Wongso, terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin yang sangat fenomenal? Atau kasus Munir dengan tersangka Pollycarpus yang sangat misterius? Kasus tersebut membutuhkan pendekatan ilmu forensik untuk mengungkap sebab kematian. Perkembangan ilmu Forensik khususnya medical forensic cenderung mengalami stagnasi di beberapa negara tradisionil

Zuardin Arif 0
05 Mar 2018

Pramuka Masihkah Diperlukan?

KWARTIR Nasional Pramuka baru saja menyesaikan Rapat Kerja Nasional 2018 di penghujung Februari. Secara lengkap dihadiri seluruh Kwartir Daerah dari setiap sudut Indonesia. Perhelatan ini menjadi momentum awal sebelum sampai pada Musyawarh Nasional yang segera dilaksanakan tahun ini. Bukan sekadar ritual yang menjadi rutinitas tetapi menjadi langkah untuk terus menjadikan

Ismail Suardi Wekke 0
02 Mar 2018

Melacak Akar Post Truth di Dunia Islam

DUNIA dewasa ini diperhadapkan secara biner (bertentangan), dan memaksa setiap orang untuk memilih ada di posisi mana dari pertentangan yang ada. Wajah binerian ini muncul secara semu di dunia maya, dan menjalar secara masif di dunia nyata. Semua bermula dari hal sederhana, yakni beda pilihan. Bisa beda pilihan menu kuliner,

Ahmad Mony 0
13 Feb 2018

Wacana Islam di Indonesia yang Kurang Piknik

SETIAP kali saya membaca tulisan-tulisan lama Ahmad Wahib, Dawam Rahardjo, Nurcholish Madjid, atau tulisan-tulisan para pemikir HmI generasi awal lainnya, saya entah mengapa, kadang merasa sedih. Bukan hanya karena gagasan-gagasan para tokoh HmI generasi dekade 60 dan 70-an itu mengingatkan kita pada semakin sulitnya menemukan kader-kader HmI yang mampu mencapai

Iswanto Uncisferov 0
17 Dec 2017

Puncak Spiritualitas

TAHUN 2000 aku di undang ke acara pertemuan para pemuka agama tingkat dunia, Internasional World Conference on Religion and Peace di Amman, Jordan. Saat itu musim dingin yang amat menusuk. Panitia menempatkan peserta sekamar berdua. Peraturannya, para peserta tidak diperbolehkan sekamar dengan peserta dari negara yang sama. Aku sekamar dengan

Musdah Mulia 0
17 Dec 2017

Indonesiaku, Mari Bernostalgia dengan Kisah Kaum Luth

Kalau dihitung-hitung, sudah tiga hari pikiran saya disentil oleh isu LGBT yang nangkring di headline media-media massa. Tadi pagi pun saya sempat mendapat pesan lewat whatsapp dari salah seorang sahabat di Sulawesi, isinya meme lucu yang masih berkaitan dengan topik LGBT di atas, saya cukup membalasnya dengan guyonan yang setimpal. Entah

Rianto Hasan 0
07 Dec 2017

Habib Rizieq, NKRI Bersyariah, dan Sejumlah Tanda Tanya

Pada 2 Desember yang lalu, dalam reuni 212, Habib Rizieq Shihab melalui sebuah rekaman menyerukan NKRI bersyariah. Ia berpesan agar pendukungnya memperjuangkan NKRI bersyariah yang dijiwai Piagam Jakarta 22 Juni 1945. Lebih lanjut ia menjelaskan NKRI bersyariah berarti NKRI yang menjadikan pribumi sebagai tuan rumah di negerinya sendiri. NKRI bersyariah

Puteri Atikah 0
02 Dec 2017

Cerita tentang Sepi di Hari Reuni 212

STASIUN Gondangdia pukul 23.00 masih ramai. Saat keluar dari Menteng Raya 58, saya bertemu orang-orang berbaju koko, peci, dan bersorban. Stasiun tidak seramai ini biasanya. Toilet perempuan dipenuhi ibu-ibu yang mengantri masuk. Mereka berpakaian hitam-hitam, seperti sebuah jamaah tertentu. Oh, besok pale di  Aksi Bela Islam 212 akan melakukan reuni.

Ais Nurbiyah Al-Jum’ah 0