18 Feb 2018

Mengenang Sang Guru di Hari Valentine

HUJAN yang awet dan berita tentang kekerasan terhadap pemuka agama yang berseliweran belakangan membuat hati Kyai Saleh sedikit gundah. Agama terus menerus menjadi konsumsi dan komoditas media. Tokoh agama diserang orang gila. Orang gila dipaksa menjadi normal untuk memenuhi kegilaan para penuding. Gara-gara orang gila, orang normal menjadi gila. Media

Pepi Al-Bayqunie 0
13 Feb 2018

Wacana Islam di Indonesia yang Kurang Piknik

SETIAP kali saya membaca tulisan-tulisan lama Ahmad Wahib, Dawam Rahardjo, Nurcholish Madjid, atau tulisan-tulisan para pemikir HmI generasi awal lainnya, saya entah mengapa, kadang merasa sedih. Bukan hanya karena gagasan-gagasan para tokoh HmI generasi dekade 60 dan 70-an itu mengingatkan kita pada semakin sulitnya menemukan kader-kader HmI yang mampu mencapai

Iswanto Uncisferov 0
Gus Dur (Sumber: nu.or.id)
31 Dec 2017

Kenapa Gus Dur Meninggal di Bulan Desember?

APAKAH Anda tahu kenapa Tuhan memanggil pulang Gus Dur di bulan Desember? Saya tidak tahu. Namun rasanya hal itu pasti ada alasannya. Oleh karena Tuhan tidak bisa dikonfirmasi langsung seperti mudahnya wartawan melakukan door stop ke Ahok, maka tulisan ini sepenuhnya berangkat dari analisis post factum. Sebuah analisis yang terkadang

Aan Anshori 0
25 Dec 2017

Gus Dur dan Natal (Refleksi Natal dan Haul Gus Dur)

JELANG perayaan Hari Natal 2016 yang lalu, saya mendapati status menarik seorang teman di laman Facebook-nya, tentang bagaimana ia dan tetangganya yang Kristiani, saling berbagi di hari raya masing-masing. Pada Hari Raya Natal itu, ia diberi opor ayam, awalnya ia ragu tentang boleh-tidaknya memakan pemberian itu. Keraguan tersebut lantas ditanyakan

M. Fadlan L Nasurung 0
23 Dec 2017

Belajar Sederhana dari Murid dan Pengagum Gus Dur

GUS DUR adalah guru bangsa yang sederhana, sama halnya bagaimana dia menjadi guru tidak langsung bagi saya. Ya, saya belum bertemu dengannya, namun saya banyak belajar utamanya kesederhanaannya dari murid-muridnya. Perkenalan pertama kali dengannya adalah saat salah seorang jeffrow (bahasa Belanda, sebutan untuk guru di sekolah saya) di SD saya,

Dhihram Tenrisau 0
19 Sep 2017

Guntur Romli Harus Balik Kanan Tanggapan Atas Tulisan Mohamad Guntur Romli, "Mengapa Saya Masuk Politik, Mengapa PSI?" di Qureta

Terkejut! Itu reaksi saya ketika ngopi dengan salah seorang kawan yang memakai jaket ala anak muda berlogo PSI di kawasan Ciputat. “Mas Guntur besok mau deklarasi gabung PSI, Bang,” katanya. “Serius?” balasku “Beneran, Bang.” Dalam hati saya bertanya, mengapa intelektual sekelas Mohamad Guntur Romli mau masuk ke politik praktis. Pertanyaan

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
01 Sep 2017

Agamawan dan Kenyinyiran Kita

Takbir Idul Adha berkumandang dan membawa saya pada sebuah ingatan. Beberapa waktu lalu saya mendapat tamparan keras dari seorang perempuan yang telah saya lupakan namanya. Beberapa menit setelah dia memperkenalkan namanya di depan Mrs. Shobhana Radhakrishna, Chief Functionary, Gandian Forum for Ethical Corporate, India. Dia bersama saya dan 80 peserta

Ais Nurbiyah Al-Jum’ah 0