Locita

7 Kesedihan Selain Hantu PKI yang Terabaikan di Bulan September

Sumber foto: knowyourmeme.com

September memang selalu diidentikkan dengan kemuraman dan luka. Salah satu yang paling lawas adalah yang paling heboh saat ini: hantu PKI dan tragedi 1965.

Betapa lelahnya mata saya melihat perihal PKI yang senantiasa berseliweran di media sosial dan . Tidak dari berita tuduhan lagu “Genjer-Genjer” kepada kegaitan “Asik Asik Aksi” lah, pembacaan puisi Taufiq Ismail di Seminar 1965, hingga bagaimana remake film Pengkhiantan G30S/PKISaling sengkarut terjadi mengenai tragedi ini. Satu pihak menganggap September adalah pengkhianatan terhadap Pancasila. Satu pihaknya lagi bulan ini adalah adalah awal mula tragedi kemanusiaan.

Namun siapa sangka bulan September ini menyimpan banyak cerita kesedihan lainnya, yang mungkin akan membuat Anda semua galau berhari-hari, berbulan-bulan, atau mungkin bertahun-tahun; mengalahkan kegalauan kehilangan Raisa dan Laudya Cyntiha Bella.

1. Kematian Miles Davis (28 September 1991)

Miles Davis adalah seorang peniup terompet, pemimpin band, dan komposer jazz kenamaan. Dia adalah sosok yang dianggap sosok penting dalam sejarah jazz. Dia menciptakan sebuah filter di ujung peniup terompetnya, untuk membuat suaranya menyayat. The Rolling Stone Encyclopedia of Rock & Roll, dia dianggap menyampaikan rasa kegalauan pribadi dan sosial masyarakatnya dalam tiupannya. Hal itu dapat dilihat pula dalam film biografinya, Miles Ahead. Kematiannya adalah duka untuk dunia musik, terkhusus musik jazz.

2. Kematian Louis Pasteur (28 September 1895)

Dia adalah tokoh penting di balik penciptaan produk-produk mikrobiologi hari ini. Dari vaksin hingga susu yang tersaji di meja makan Anda. Tekniknya yang terkenal disebut pasteurisasi, membuatnya dicap sebagai “Bapak dari mikrobiologi”. Hingga hari ini, perkembangan hasil temuannya yang membuat kita dapat selamat dari banyak penyakit (selain penyakit “takut komunis”) sebut saja kolera, anthrax, dan rabies.

Sumber gambar : biorgraphy.com

3. Anne Frank dikirim ke Auschwitz (3 September 1944)

The Diary of Anne Frank adalah sebuah catatan tentang tragedi holocaust di Eropa sana. Anak yang bercita-cita menjadi jurnalis dan penulis ini ditangkap oleh Nazi di tempat tinggalnya di Amsterdam pada 4 Agustus 1944 dan dibawa ke kamp konsentrasi anyar Auschwitz, tempat dia menutup usianya. Buku diarinya sangat menginspirasi Neutral Milk Hotel di album adiluhungnya, In the Aeroplane Over the Sea.

Sumber foto: The Independent

 

4. Tupac Shakur ditembak (7 September 1996)

Saya bukan seorang penggemar Hip-hop atau musik rap. Namun, ketika membaca ulasan Ucok Homicide alias Herry Sutresna, membuat saya melihat bahwa Tupac Shakur adalah rapper yang penting di dunia hip-hop. Hal tersebut dianggap tercermin dalam liriknya yang kritis dan cerdas. Di malam 7 September 1996, 4 peluru bersarang di tubuhnya dari sebuah sedan yang lewat dihadapannya. Sayang, nyawanya tidak teselamatkan.

Sumber foto: Rolling Stone

5. Rilisan ulang lagu “Candle in The Wind” oleh Elton John (13 September 1997)

Merilis lagu sebenarnya adalah kebahagiaan bagi artis manapun. Namun lagu ini adalah lagu kedukaan atas berpulangnya Putri Diana. Lady Di adalah sosok penting di era 1990-an. Sampai munculnya trend rambut “Lady Di” di salon-salon dekat rumah saya. Nyatanya lagu ini awalnya diciptakan Elton John tahun 1973, untuk mengenang Marylin Monroe. Lagu ini dirilis tepat pemakamannya yang sangat legendaris itu.

6. Penembakan Atlet Olimpiade Israel di Munchen (5-6 September 1972)

Bertanggal 4 september 1972, kelompok radikal Black September melancarkan aksi teror bersandi operasi “Berim Ikrit”. Sasarannya perkampungan atlet Israel peserta Olimpiade Munchen. Teroris tersebut melakukan penculikan atas sebelas atlet Israel dengan tuntutan pembebasan tahanan Palestina dan jalur pelarian ke Kairo. Sebelas atlet Israel tewas. Sisanya dapat diikuti dalam film besutan Steven Spielberg, Munich.

7. Tragedi 9/11 (11 September 2011)

Hari itu teror menyebar seantero “Negeri Paman Sam”, dua pesawat Boeing menabrak World Trade Centre di New York. Kedua menara terebut runtuh. Sebanyak 3000 orang tewas dalam kejadian ini.

Kejadian ini dianggap menjadi awal mula terma War on Terror. Yang sebagian orang anggap sebagai  alasan invasi Amerika Serikat atas negara-negara Timur Tengah. Sekalipun kejadian ini masih kontroversi, tragedi ini dianggap salah satu tragedi yang memilukan di Amerika Serikat dan dunia.

Sumber foto: Spencer Platt/Getty Images

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7. Perceraian Angelina Jolie dan Brad Pitt (19 September 2016)

Tentu saja pasangan ini adalah salah satu pasangan paling heboh terlebih saat kemunculan mereka di film Mr. & Mrs. Smith tahun 2005. Menariknya, mereka menikah di tahun 2014, setelah Jolie melahirkan tiga orang anak. Pasti mereka akan dirajam kalau berstatus orang Indonesia. Pasangan ini sangat “panas” mengalahkan gelora Rangga dan Cinta di dua seri Ada Apa Dengan Cinta. Sayangnya tahun 2016, Jolie meminta bercerai. Hiks.

Sumber foto: E! Entertainment Television

 

Dhihram Tenrisau

Dokter gigi di klinik BPJS

Tentang Penulis

Dhihram Tenrisau

Dokter gigi di klinik BPJS

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.