Locita

NKRI Harga Mati atau NKRI Mati Harga?

“NKRI harga mati itu omong kosong, kawan. Jika Tuhan ingin menghancurkan suatu negeri sangatlah mudah. Sejarah kita juga adalah sejarah kehancuran. Dulu Sriwijaya jaya, lalu hancur. Majapahit jaya, hancur. Kerajaan-kerajaan jaya datang Belanda hancur lagi.

Belanda berkuasa selama ratusan tahun, atas kuasa Allah hancur. Dan berdirilah NKRI, lalu apa jaminan negara ini tidak hancur!” kata kawan Ale suatu saat. Ale paham maksudnya. Ale tahu kawannya ini adalah aktivis dari salah satu organisasi kampus yang berbasis Islam.

“Khilafah juga runtuh kawan!” Kata Ale dengan nada menyindir.

“Betul. Karena itulah, jangan terlalu yakin dengan slogan NKRI harga mati. Semua yang ada di dunia relatif dan terbuka pada perubahan. Kamu lihat kan bagaimana penguasa dari beberapa generasi mengelola bangsa ini. Semuanya kacau. Utang menumpuk, rakyat banyak miskin. Yang ada NKRI mati harga, kawan!”

“Jadi, kamu tidak setuju NKRI?” Serang Ale.

“Eitss… jangan baper dulu kawan. Saya ini juga orang Indonesia. Meski saya merindukan khilafah tetapi tidak berarti saya tidak mencintai negara ini. Justru karena saya mencintainya, maka saya ingin nilai keislaman kita yang menjadi utama. Khilafah itu ajaran Islam yang wajib kita perjuangkan bersama.”

“Maaf, kawan! Cara pandang kita berbeda.” Ada kegalauan dalam diri Ale. Kata-kata kawannya terasa masuk akal. NKRI bukannya tanpa masalah. Timor Timur sudah lepas. Papua terus menerus bergolak tanpa henti. Belum lagi pejabat yang korupsi tak henti-hentinya muncul dan tertangkap. Lalu, apa arti NKRI harga mati itu? Atau jangan-jangan NKRI sedang mati harga?
Ale pulang dengan rasa gundah.

******

Ale langsung mendekati Kyai Saleh usai menunaikan salat Magrib dan salat sunnah ba’diyah. Hari ini tidak ada jadual pengajian. Biasanya Kyai Saleh kembali ke rumah. Ale tidak ingin kehilangan kesempatan. Dia tidak sabar ingin mengajukan pertanyaan yang mengganggunya sejak tadi sore.

“Kyai, ada yang ingin saya tanyakan.” Kata Ale begitu melihat Kyai Saleh akan beranjak berdiri. Kyai Saleh sejenak memandangi Ale. Tampak mimik Ale sangat serius. Dia terpaksa mengurungkan niat untuk keluar dan kembali memperbaiki posisi duduknya. Tesa, Yusran, dan Sampara datang mendekat.

“Saya tahu ini Kyai. Habis didebat lagi sama temannya yang HTI. Biasanya Ale memang begitu.” Kata Tesa dengan nada mengejek.

Kyai Saleh tersenyum kecil. “Kamu mau tanyakan apa, nak Ale? Semoga saya bisa menjawabnya.

“Bagaimana pendapat Kyai tentang slogan NKRI Harga Mati?”

“Bagus. Slogan ini wujud kecintaan terhadap NKRI.”

“Tetapi kenapa ada yang menganggap itu salah Kyai. Bahkan ada yang bilang NKRI mati harga.” Sampara menyela.

“Ya, semua orang bebas berpendapat. Itu kan cuma kalimat biasa. Hanya slogan! Boleh dipakai boleh juga tidak. Yang mau pakai silahkan. Yang tidak mau pakai juga silahkan. Yang penting semua orang Indonesia mencintai NKRI dan bersama-sama mempertahankan.”

Semua yang hadir mengangguk-angguk.

“Apakah masih tepat istilah itu Kyai. Timor Timur sudah lepas. Papua bergolak. Terus apa makna NKRI harga mati.”

“Justru karena itu, slogan itu punya makna dan akan terus dipakai.”

“Maksudnya kyai?”

“Apa kalian tahu, siapa yang pertama kali mencetuskan slogan, NKRI harga mati?”

Semua menggelengkan kepala.

“Istilah ini bermula dari mulut mbah Liem atau KH. Muslim Rifai Imampuro. Pendiri pesantren Al-Muttaqien Pancasila Sakti, Klaten. Ini Kyai nyentrik. Suka pakai sepatu laras dan pakaian tentara. Beliau dikenal sangat nasionalis. Suatu ketika Panglima TNI kala itu tahun 80 an datang berkunjung. Mbah Liem meneriakkan yel, NKRI harga mati! Pancasila Jaya! Dan sejak itulah, slogan ini mulai digunakan dan dipopulerkan.”

“Saya belum mengerti hubungannya Kyai?” Tanya Ale lebih lanjut. Penjelasan Kyai Saleh masih buram di otaknya.

“Kata-kata ini tentu punya makna dan konteks yang tepat sehingga populer. Bagi Anshor dan NU, kata ini punya makna dua. Pertama, ini warisan kyai NU dan kedua, ini bentuk kecintaan kepada tanah air. Bagi kita warga Indonesia, ini adalah slogan untuk memperkuat rasa kebangsaan.”

“Apa konteksnya, Kyai?” Tesa ikut penasaran.

“ Konsep negara bangsa pada prinsipnya rapuh dan mudah goyah, jika tidak dikuatkan. Kita percaya memang bahwa ini takdir, tetapi takdir ini diperjuangkan dan berlandaskan kesepakatan bersama. Konsep negara bangsa ini ibarat tanaman, yang tumbuh berkembang jika ditanam dan dirawat. Kapan kita tidak menyiramnya, dia akan layu. Kita tidak rawat, akan mati. Jadi, setiap generasi punya kewajiban yang sama untuk mempertahankan kesepakatan yang sudah diambil.”

“Iye, Kyai. Saya ingat teorinya Benedict Anderson. Nasionalisme itu adalah komunitas yang terbayang.” Yusran menyela.

“Maksudnya seperti apa Yusran?” Kyai Saleh bertanya.

“Teori Ben menyebutkan bahwa bangsa sebenarnya hanya sebuah komunitas luas yang hidup dalam imajinasi bersama sebagai kesatuan meski mereka tidak pernah bertemu satu sama lain. Dengan kata lain, bangsa adalah bayangan setiap individu di dalamnya untuk hidup bersama melalui kesepakatan-kesepakatan politik dan membentuk identitas diri sebagai yang satu, seperti kita sekarang.” Yusran memberi penjelasan.

Kyai Saleh mengangguk-angguk.

“Jadi, negara-bangsa itu bisa berubah?” Tanya Sampara.

“Ya. Kalau seluruh rakyat bersepakat untuk mengubahnya, berubahlah negara ini. Sistem di dunia ini tidak ada yang abadi. Di-situlah pentingnya slogan NKRI harga mati. Dia menjadi pengingat kepada kita untuk mempertahankan Indonesia. Ini semacam tali pengikat yang membuat langkah-langkah dan pikiran separatis tidak leluasa bergerak dan mempengaruhi kita. Contoh, jika semua orang Papua gerakan OPM. Sudah sejak lama Papua lepas dari Indonesia. Tetapi di sana, ada banyak orang yang mencintai negeri ini. Mereka mau menjadi bagian dari negeri ini. Mereka telah berikrar sebagai orang Indonesia. Kalau ikut teorinya tadi Tesa, mereka telah menyatukan diri dalam imajinasi yang sama dengan kita.” Kyai Saleh menjelaskan.

Semua yang ada di masjid itu mengangguk-angguk.

“Anakku. Kita semua tahu, Republik ini didirikan dengan bersusah payah. Mulai dari perjuangan panjang para pejuang dengan darah dan nyawanya. Ada perdebatan panjang tentang bentuk dan cita-cita bersama hingga melahirkan bangsa Indonesia yang berdaulat untuk menentukan diri sendiri. Setelah berdiripun rongrongan tetap muncul. Ada gerakan Darul Islam atau DI/TII, ada Permesta, ada Republik Maluku Selatan, ada GAM di Aceh, ada OPM di Papua. Bersepakat untuk satu dalam bernegara tidaklah mudah. Selalu saja ada orang yang ingin mengubah dengan dalih agama atau impian tentang negara yang lebih baik. Tetapi, kita sudah bersepakat untuk tetap sebagai Indonesia. Disitulah, konteks slogan NKRI harga mati.”

“Tapi ada tong pernah saya dengar, NKRI mati harga!”

“Bisa saja terjadi. Kalau semua orang berpikir untuk kelompoknya sendiri. Berfikir untuk dirinya sendiri. Mengeksploitasi semua potensi untuk diri dan kelompoknya sendiri. Korupsi meraja lela. Anak bangsa tidak bersatu. Maka, NKRI telah mati harga.

Dunia tidak menghormati. Bahkan kita sendiri tidak menghormatinya. Atau ada menggunakan slogan NKRI harga mati untuk mengatakan bahwa hanya dirinya yang paling NKRI di negara ini, itu juga bisa mati harga. Sekali lagi, NKRI adalah kesepakatan. Teriakan NKRI harga mati, seharusnya menjadi teriakan bersama. Bukan malah mencemoohnya. Bukankah kita semua orang Indonesia dan mengaku mencintai Indonesia?”

Perbincangan segera dihentikan. Waktu Isa sudah masuk. Sampara beranjak dari tempat duduknya dan melantunkan azan salat Isa.

Pepy Al-Bayqunie

Pepy Al-Bayqunie

29 comments

  • Wonderful goods from you, man. I have understand your stuff previous to and you are just too excellent. I really like what you’ve acquired here, certainly like what you are stating and the way in which you say it. You make it entertaining and you still take care of to keep it sensible. I can not wait to read much more from you. This is really a terrific web site.

  • I haven’t checked in here for a while since I thought it was getting boring, but the last few posts are good quality so I guess I will add you back to my daily bloglist. You deserve it my friend 🙂

  • Thank you for another informative website. Where else could I get that kind of information written in such a perfect way? I’ve a project that I am just now working on, and I have been on the look out for such info.

  • I was wondering if you ever thought of changing the page layout of your blog? Its very well written; I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or two pictures. Maybe you could space it out better?

  • A lot of whatever you articulate is supprisingly accurate and that makes me wonder the reason why I had not looked at this in this light before. This article truly did turn the light on for me as far as this specific subject matter goes. However there is 1 point I am not too cozy with so whilst I attempt to reconcile that with the actual core theme of your position, let me observe just what the rest of the subscribers have to say.Nicely done.

  • Thanks for sharing excellent informations. Your site is so cool. I’m impressed by the details that you’ve on this blog. It reveals how nicely you perceive this subject. Bookmarked this website page, will come back for extra articles. You, my friend, ROCK! I found simply the information I already searched all over the place and just couldn’t come across. What a perfect site.

  • Normally I don’t read article on blogs, but I would like to say that this write-up very forced me to try and do so! Your writing style has been surprised me. Thanks, quite nice post.

  • Howdy! I could have sworn I’ve been to this site before but after checking through some of the post I realized it’s new to me. Anyways, I’m definitely glad I found it and I’ll be bookmarking and checking back often!

  • The next time I read a blog, I hope that it doesnt disappoint me as much as this one. I mean, I know it was my choice to read, but I actually thought youd have something interesting to say. All I hear is a bunch of whining about something that you could fix if you werent too busy looking for attention.

  • I am no longer certain where you are getting your information, however great topic. I needs to spend a while finding out more or figuring out more. Thanks for excellent info I was in search of this information for my mission.

  • This is very attention-grabbing, You are a very skilled blogger. I’ve joined your feed and stay up for in search of more of your magnificent post. Also, I’ve shared your site in my social networks!

  • Great post. I was checking continuously this blog and I’m inspired! Very useful info specifically the ultimate section 🙂 I care for such information a lot. I used to be seeking this certain information for a very long time. Thank you and best of luck.

  • Can I simply say what a aid to search out someone who actually knows what theyre talking about on the internet. You definitely know the right way to deliver a difficulty to gentle and make it important. Extra people must read this and perceive this side of the story. I cant believe youre not more fashionable because you positively have the gift.

  • Can I just say what a reduction to find somebody who really is aware of what theyre speaking about on the internet. You positively know find out how to convey a difficulty to light and make it important. More individuals need to learn this and understand this side of the story. I cant consider youre no more widespread because you definitely have the gift.

  • Wonderful beat ! I wish to apprentice while you amend your website, how could i subscribe for a blog site? The account aided me a acceptable deal. I had been tiny bit acquainted of this your broadcast provided bright clear concept

  • Hey there! I know this is kind of off topic but I was wondering which blog platform are you using for this website? I’m getting fed up of WordPress because I’ve had issues with hackers and I’m looking at options for another platform. I would be awesome if you could point me in the direction of a good platform.

  • I’m not that much of a internet reader to be honest but your sites really nice, keep it up! I’ll go ahead and bookmark your website to come back later on. Many thanks

  • Great post. I was checking constantly this weblog and I am inspired! Extremely helpful info specifically the remaining section 🙂 I deal with such info much. I was looking for this certain information for a long time. Thank you and good luck.

Tentang Penulis

Pepy Al-Bayqunie

Pepy Al-Bayqunie

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.