Latest Posts

20 Sep 2017

Yuk, Ikuti Tips Nobar Film G30S/PKI

TAK perlu khawatir berlebihan jika panglima memerintahkan semua keluarga tentara untuk nonton bareng film G30S/PKI yang dibuat oleh Arifin C Noer. Tak perlu juga ikut mengeluarkan berbagai analisis dan data sejarah demi menjelaskan apa yang disebut pelurusan sejarah. Tak ada guna berdebat selagi masih lebih percaya petikan tulisan di grup

Yusran Darmawan 0
20 Sep 2017

Malam yang Tak Biasa di LBH Kesaksian penyerangan Asik Asik Aksi di LBH Jakarta

MINGGU, 17 September 2017. Sehabis maghrib, secara spontan saya memutuskan untuk datang ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) sebagai bentuk solidaritas terhadap kawan-kawan aktivis yang tengah berprihatin atas situasi demokrasi paska pembubaran paksa seminar di hari Sabtu. “Lumayan, sambil mencari hiburan nonton acara musik,” pikir saya. Sekitar dua jam, saya menikmati

Niken Anjar Wulan 0
19 Sep 2017

Menteri Susi di Mata Hasjim Djalal

PERJUMPAAN dan obrolan dengan sesepuh Hasjim Djalal di Kota Kendari serba kebetulan. Sore itu, saya mendapatinya sedang duduk di sudut hotel tempat kami menginap sembari memegang koran Berita Kota. Matanya lekat ke artikel opini yang saya tulis, “Membaca Alas dan Arah Kebijakan Menteri Susi”, sebagaimana dimuat di Berita Kota Kendari,

Kamaruddin Azis 0
19 Sep 2017

Hantu PKI, Perenggut Keceriaan September

Setelah menonton tim sepak bola favorit menang. Dari layar kaca saya beralih ke layar telepon genggam. Saya membuka Twitter, di antara twit di linimasa, saya melihat tagar #DaruratDemokrasi Pesan Simpang Siur dan Orang yang Mudah Percaya Aplikasi berbasis sosial media juga chat, sangat membantu kita dalam hidup sehari-hari. Mulai dari

Aswan Pratama 0
19 Sep 2017

Guntur Romli Harus Balik Kanan Tanggapan Atas Tulisan Mohamad Guntur Romli, "Mengapa Saya Masuk Politik, Mengapa PSI?" di Qureta

Terkejut! Itu reaksi saya ketika ngopi dengan salah seorang kawan yang memakai jaket ala anak muda berlogo PSI di kawasan Ciputat. “Mas Guntur besok mau deklarasi gabung PSI, Bang,” katanya. “Serius?” balasku “Beneran, Bang.” Dalam hati saya bertanya, mengapa intelektual sekelas Mohamad Guntur Romli mau masuk ke politik praktis. Pertanyaan

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
18 Sep 2017

Dunia Sudah Tidak Unik Lagi

Takdir dan pilihan hidup membuat saya berkesempatan mengunjungi beberapa daerah di Indonesia dan juga di belahan dunia lain. Pada perjalanan terakhir sempat menikmati Kalimantan Barat, sebuah provinsi multi etnis nan kaya budaya. Di Pontianak, saya sempat menghabiskan sebuah artikel panjang ditulis oleh Serdar Demirel, seorang intelektual Turki. Tulisan itu berjudul

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
18 Sep 2017

Tidak Ada Meikarta Hari Ini Melihat Defisit Hunian dan Gurita Bisnis Properti

SETERANG cahaya lampu di langit-langit, seperti itulah binar mata seorang Rosita Rifai (40). Sorot matanya menjejali maket rumah di salah satu stand pameran perumahan di atrium Kuningan City, Jakarta Selatan, Minggu (3/7) sore. Maket itu memancarkan warna kuning. Dengan tampilan rumah beserta interiornya, dalam kotak kaca dia memikat mata siapapun yang

Dhihram Tenrisau 0
18 Sep 2017

Ke Mana Harus Mencari Pengganti Jusuf Kalla?

KEPUTUSAN Jusuf Kalla memutuskan pensiun dari panggung politik 2019, tentunya menghentak banyak pihak. Riwayat pengabdian yang beliau tempuh mulai dari menteri, ketua partai Golkar, sampai wakil presiden, pada dua kabinet yang berbeda tentunya cukup melelahkan. Di usianya yang tak lagi muda, meluangkan lebih banyak waktu bersama keluarga adalah pilihan yang

Alhe Laitte 1
17 Sep 2017

Calabai Mencari Tuhan

Suasana Masjid Nurul Autar sedikit heboh. Seorang calabai (waria) datang salat berjamaah. Dia datang dengan menggunakan mukena dan duduk di barisan perempuan. “Eh, kau tidak boleh di sini, kau laki-laki!” sergah seorang jamaah perempuan “Tidak gang, saya perempuan!” sanggah si calabai tak kalah tegasnya. Jamaah perempuan tidak ingin bertengkar karena

Pepi Al-Bayqunie 0
17 Sep 2017

Pesan Moral

DENGAN gaun hijau berdada rendah itu, Melia adalah yang paling berkilau di antara kami. Dia telah tiba di gerbang sebelah utara, tempat yang telah kami rencanakan untuk berkumpul, lima belas menit sebelum aku tiba. Setidaknya begitu pengakuannya. Dia sedang tersipu mendengar aku memuji dandanannya saat Sandra kemudian datang menumpangi taksi.

Jamil Massa 0
SHARE

Sample Home