Latest Posts

22 Oct 2017

Awas, Ada Injil Berbahasa Arab

ISU tak sedap tersebar. Konon, gerakan Kristenisasi sedang merebak dan mulai masuk di Kelurahan Kaimana. Gara-garanya, Yusran tanpa sengaja menemukan kitab Injil berbahasa Arab di rumah seorang warga Kristen. Yusran curiga, baginya ini adalah modus baru yang digunakan oleh para penganut Kristen untuk menyusup ke dalam masyarakat Islam. “Waspada! Ini

Pepi Al-Bayqunie 0
21 Oct 2017

Cerita Anak Menyembuhkan Diri dari Ayah yang Berpoligami

SAAT kakak saya memutuskan untuk bercerai, hal pertama yang saya ingat adalah anak mereka. Apakah anak itu siap menerima kondisi Ayah dan Ibunya, apakah ia rela dibesarkan dari keluarga yang gagal menyimpan doa-doa pernikahan yang direstukan kepada mempelai? Pertanyaan serupa sepertinya perlu kita tanyakan juga pada keluarga yang memutuskan untuk

Ais Nurbiyah Al-Jum’ah 0
21 Oct 2017

Tiga Tahun Jokowi – JK dan Ketidakbahagiaan Warga Negara

BEBERAPA lembaga survei merilis hasil studi mereka jelang tiga tahun kepemimpinan Jokowi-JK. Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) misalnya, sebagaimana diberitakan oleh kompas.com, menyatakan bahwa kepuasan publik atas pemerintahan Jokowi berada pada prosentase 68 persen. Masyarakat responden survei menyatakan bahwa kondisi ekonomi lebih baik, begitu juga untuk urusan penegakan hukum, keamanan

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
20 Oct 2017

DISABILITAS: PRESTASIMU TAK SEMENTERENG FASILITASMU

BELUM genap sebulan rasanya negara ini diharumkan oleh atlet-atlet difabel di ajang ASEAN Para Games 2017 yang dihelat di Kuala Lumpur, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, gelar juara umum resmi direbut. Setidaknya ini menjadi penawar setelah kekalahan kontigen Indonesia di ajang ASEAN Games 2017. Indonesia tercatat dua kali menyandang juara umum dan

Darmawan Prasetya 0
20 Oct 2017

Saat Mahathir Menyengat Etnik Bugis

NAMPAKNYA, isu SARA tengah hangat di mana-mana. Setelah Gubernur Anies Baswedan berpidato dan menyebut kosa kata pribumi yang memicu reaksi, kini mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menuai hal yang sama. Mahathir menyebut Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak sebagai lanun (perompak) Bugis, lalu memintanya kembali ke tanah Bugis. Pernyataan

Yusran Darmawan 0
20 Oct 2017

Ibu di Atas Keranjang Catatan dari Pengungsi Rohingya

IBU itu memperlihatkan muka muram, seperti langit yang mulai menghilangkan birunya,  Selasa siang (17/10) di Jamtoli, Ukhiya. Seperti itu pula kemuraman itu akan meledak. Dia berada di dalam keranjang, memegangi dadanya. Kain sari membalut tubuhnya yang ringkih. Ibu itu pendek, tulangnya menyembul ke balik kulitnya yang kisut. Di atas keranjang

Dhihram Tenrisau 0
17 Oct 2017

Belajar Menemukan Diri Melalui Sinema Iran “WHERE IS THE FRIEND’S HOME”

KETIKA libur sekolah, salah satu televisi swasta Indonesia kerapkali menayangkan film Children of Heaven berulang-ulang. Film yang disutradarai oleh Majid Majidi itu selalu berhasil membuat pipi Ibu saya basah oleh air mata. Keluarga saya akan tetap menontonnya meski telah tahu betul bagaimana kisahnya. Saya mulai menyukai film-film Iran setelah menyaksikan

Rachmat Hidayat Mustamin 0
17 Oct 2017

Nasib Alumni Amrik di Mata Ukhti-Ukhti

“Bro, kira-kira kalau balik ki ke Indonesia, masih ada ji ukhti-ukhti mau sama kita?” tanya A.M, teman dari Makassar yang juga berangkat di waktu yang sama dua bulan lalu. “Tidak ada! Hahah.” Jawab saya. Di ujung sana, ia tertawa terbahak-bahak. Barangkali mengira saya bercanda. Saya langsung menyambung, “Alumni Amerika memenuhi

Arief Balla 0
16 Oct 2017

Menambat Harapan di Musik Hutan

MENYAMBANGI helatan musik, bagi saya seperti membuka pintu harapan bagi datangnya banyak kejutan selama helatan berlangsung. Kejutan yang tidak melulu tentang setlist dari band idola yang kamu nantikan, atau semua hal yang membuatmu rela dan betah bertahan di bibir panggung. Tapi kejutan-kejutan itu bisa berbentuk apa saja yang mungkin abai

Zulkhair Burhan 0
16 Oct 2017

Mari Sambut Beban Gubernur Baru

BERAKHIR sudah era Djarot Saiful Hidayat memimpin Jakarta. Sebuah ending dari periode kepemimpinan yang diisi oleh tiga orang Gubernur. Ada nama Basuki Tjahaja (Ahok), dan Joko Widodo, sebelum Djarot sendiri menjadi pucuk pimpinan di ibukota. Banyaknya karangan bunga di halaman kantor mereka berdua, seolah menjadi tanda terima kasih atas kontribusi

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
SHARE

Sample Home