Latest Posts

25 Mar 2018

Ada Apa dengan Stephen Hawking yang Ateis?

STEPHEN Hawking meninggal dunia. Tesa yang mengagumi Stephen Hawking turut berduka dan ikut memberikan belasungkawa melalui laman media sosialnya. Namun, Tesa sedikit terganggu dengan sikap Stephen Hawking yang tidak mempercayai Tuhan atau ateis. Bagaimana bisa Hawking tidak mengenali berkah Tuhan dalam dirinya? Kecerdasan Hawking yang merupakan hadiah dari Tuhan justru

Pepi Al-Bayqunie 0
24 Mar 2018

Pernikahan: Neraka atau Surga?

SEBAGAI perempuan kelahiran 90-an yang belum menikah atau bahkan belum sedikitpun berpikir akan menikah, tentulah pertanyaan “kapan nikah?” ini selalu muncul. Untungnya bukan dari keluarga besar tapi dari beberapa teman yang memang kebanyakan telah menikah dan menimang bayi, bahkan bulan lalu salah satu teman saya memasukkan anaknya ke sekolah dasar.

Adis Puji Astuti 0
Ilustrasi (sumber foto: Antara)
23 Mar 2018

Melihat Pidato Prabowo Melalui Pendekatan Noam Chomsky

POTONGAN video pidato Prabowo yang diunggah melalui akun facebook partai Gerindra menuai kontroversi. Dalam potongan pidato tersebut, terlihat Prabowo dengan gaya pidatonya yang menggebu-gebu menyampaikan bahwa Indonesia diprediksi tidak akan ada lagi di tahun 2030. Dalam pidatonya, Prabowo banyak menyoroti persoalan ekonomi Indonesia. Prabowo mengatakan bahwa sumber daya Indonesia telah

A.Achmad Fauzi Rafsanjani 0
22 Mar 2018

Prabowo Harusnya Mengutip Novel Tere Liye bukan Ghost Fleet

“GAMBAR-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.” Prabowo mengucapkan itu dengan semangat berapi-api dan telunjuk yang senantiasa teracung. Pernyataan itu diutarakannya dalam sebuah video yang diunggah di media sosial milik partainya,

Dhihram Tenrisau 1
22 Mar 2018

Ketika Puisi Lebih Penting dari Hutan

KEMARIN, 21 Maret 2018, ada dua perayaan yang dilakukan. Yang pertama, Hari Puisi Dunia (World Poetry Day) dan yang kedua adalah Hari Hutan Internasional (International Day of Forest). World Poetry Day atau yang kita kenal sebagai Hari Puisi Dunia pertama kali dicetuskan di Paris pada saat pertemuan UNESCO yang berlangsung

Rismunandar Iskandar 0
22 Mar 2018

Menyoal Pidato Prabowo, Indonesia Bubar di 2030?

MEDIA online tiba-tiba menjadi ramai, para pejabat dan politisi bersahut-sahutan serta pengamat sibuk bercerita, selepas akun Facebook Gerindra mengunggah pidato Prabowo. Dalam orasinya pemimpin oposisi ini menyatakan bahwa negara lain sudah memiliki kajian dan prediksi, bahwa Indonesia sudah bubar tahun 2030. Sebagai respon terhadap pidato itu, sebagian menyatakan bahwa ungkapan

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
21 Mar 2018

Runtuhnya Tirai Syariah Arab Saudi

KERAJAAN Arab Saudi sering disebut sebagai model ideal negara Islam dengan praktek syariat Islam dalam kehidupan bernegara. Selama hampir sembilan dekade sejak peralihan kekuasaan ke tangan Ibnu Saud dari Kekhilafahan Turki, Arab Saudi dikelola dengan model hukum Islam. Dari kepemimpinan generasi pertama hingga kedua, tirai hukum syariah penegak negara Arab

Ahmad Mony 0
20 Mar 2018

Saatnya HMI DIPO dan MPO Rujuk Kembali

HMI lahir di tengah pergulatan bangsa dan tanah air melawan penjajah yang hendak merongrong republik pada fase pembentukannya. Sebagai salah satu lokomotor perubahan, HMI hadir tidak sekadar menampilkan kemewahan intelektual, tetapi turut meretaskan trajektori bagi perubahan cita-cita sosial. Bagaikan mutiara di dalam kubangan lumpur, organisasi kemahasiswaan ini menunjukkan eksistensinya yang

R. Saddam Al Jihad 0
Ilustrasi (sumber foto: https://himawanlivepage.files.wordpress.com)
19 Mar 2018

Benarkah Buku Itu Buku atau Manusia

APAKAH buku itu buku atau manusia? Demikian tanya yang ditujukan seorang kawan kepada dirinya sendiri yang dengan atau tanpa disadari ternyata mengusikku dan barangkali warganet lain. Kawanku itu menulis pertanyaan yang menjadi muasal gundah di kilas cerita akun Whatsapp-nya yang konon dan bukan hanya konon terhubung dengan puluhan bahkan ratusan

Rizka Nur Laily Muallifa 0
Sumber foto: Dhihram Tenrisau
18 Mar 2018

Sang Profesor yang (Kelak) Hidup Seribu Tahun Lagi

MENULIS adalah kerja-kerja monumental. Dengan menulis, seseorang bisa “memanjangkan” usianya, sebab hasil karyanya dapat bertahan dalam rentang waktu yang cukup lama dan dapat dibaca oleh lintas generasi. Kutipan itu adalah salah satu kutipan kunci di dalam buku Mengalir Melintasi Zaman karya A. Arsunan Arsin, seorang guru besar, mantan aktivis, dan

Dhihram Tenrisau 0
SHARE

Sample Home