Locita

Tragedi Diskursus dari Kecelakaan JT610

Tuan Alhe Laitte meminta saya menulis tentang kecelakaan Lion Air Penerbangan JT610. Sebuah pesawat modern dan system all by wire (semua dikendalikan secara digital) dari perusahaan Boeing, 737 MAX meluncur menghantam perairan utara Laut Jawa di Karawang, Jawa Barat.  Tragedi pertama dari pesawat super modern yang dikatakan sendiri oleh desainernya tidak akan jatuh.

Saya tidak faham tentang teknis penerbangan, dan tidak ingin memberikan pandangan dari perpesktif itu. Tetapi sebagai makhluk yang mengamati dan memiliki preferesi dalam penilaian maka seperti orang lain selalu ada celah lain yang dapat diamati.  Yaitu bagaimana pemberitaan tentang kecelakaan ini sendiri sedang lepas dari akar dan pokok persoalannya. Ia memproduksi ruang bagi dirinya yang lain.

Hampir semua media massa muncul dengan diskursus pemberitaannya yang khas; menghadirkan nara sumber dari pengamat penerbangan, ahli pesawat,  pakar SAR, keluarga korban, Anggota Dewan, Wakil Presiden, Menteri, Direktur, Komisaris, polisi, dan lurah. Beberapa pengunjung dan orang lewat di sebuah mall di Jakarta dimintakan pendapatnya. Mereka kemudian berbagi  aneka pandangan dengan opini, analisis, maupun asumsi. Tidak lupa gadis angkur TV menghadirkan laporan-laporan langsung dari lokasi kejadian, rumah sakit, kantor polisi, kantor kepala desa, rumah, kantor atau sekolah korban. Ia rupanya mendatangi kawan-kawan dan guru si korban untuk mencari tahu apa dan bagaimana keseharian korban.

“… lalu bagaimana perasaan bapak kehilangan putranya?”

“Bagaimana menurut Ibu guru, keseharian Y di sekolah?”

” Apa ada perbedaan tingkah laku dan pesan-pesan terakhir almarhum.”

“…apakah ibu punya feeling atau perasaan firasat tertentu ke suami  sebelum berangkat?”

Ragam pertanyaan tadi muncul sebagai realitas dari fenomena individu-tersosialisakan (socialized individuality) yang diperkenalkan Henry Levebre sebagai satu dari gejala masyarakat urban postmotrepolis. Si gadis karena dorongan peluang dan trending perlu membuat sudut-sudut pengamatan yang lain.

Sebuah abstraksi untuk membawa persoalan pribadi dari sebuah peristiwa kepada publik lewat “ruang emansipasi”. Semua orang –relevan atau tidak- karena alasan demokratisasi dan emansipasi dipersilahkan memberikan pandangan dan aksi di dalamnya.  Apakah nantinya semua pendapat tadi menjawab pokok persoalan itu tidak lagi menjadi penting.  Di dunia tanpa batas dan hilangnya signifikansi tadi maka setiap orang berlomba membangun simulasi ruang emansipasinya secara implosive dan explosive. Meledak ke dalam dan keluar dalam waktu bersamaan, menciptakan paradok identitas mana wilayah private dan mana yang publik. Keduanya silang sengkarut menghasilkan adegan rindu dendam dan haru gembira secara simultan.

Pelan-pelan judul berita pun berpindah. Dari Kecelakaan Pesawat, Kecelakaan JT610, atau Kecelakaan Lion Air menjadi kisah Keluarga Korban, Anak Korban Ke Jakarta, Sekolah Korban membacakan Doa, Sebuah pesantren melakukan shalat Istiqhasah, Ayah korban menangis melihat Sepatu Anak, dll.  Demi menambah nuansa dari kisah-kisah tadi sebuah puisi yang ditulis seorang ibu rumah tangga bernama Jayaning Hartami melesat viral menjadi latar berita, ia menjadi bagian lain dari kejadian.  Melengkapi peristiwa kecelakaan dalam proses abstraksi yang lebih dalam dengan cara mendorong sentimen imajinasi masa lalu, nostalgia, spiritualitas, romantisasi, dan produksi  kesedihan.

Apa yang ingin dicari dari pokok utama berita yaitu “Kecelakaan Pesawat” kemudian bergerak kepada interstisi (interstice) yang pernah ditulis tuan Chambers dalam Border Dialogues (1990) sebagai satu gejala psikologis, sosial, politis dari masyarakat pasca metropolis dalam berkomunikasi untuk menciptakan celah pembicaraan.  Jika tidak ada ruang yang dapat dimasuki maka selalu ada celah yang dapat diisi. Pengisian celah ini nanti melahirkan jenis kreativitas tontonan yang ganjil, heterogen, yang mencampur adukkan sesuatu yang riil dengan yang tendesius.

Ruang hidup kita hari ini lanjut Chambers tidaklah secara otomatis menghadirkan surga yang damai dengan adanya info-tech. Benar jika teknologi tadi telah membuka cakrawala kemungkinan baru yang menggusur relasi sosial, organisasi maupun pengetahuan yang dianggap tidak lagi sesuai. Ada proses swa-generalisasi (self-generating ) yang dapat menghubungkan satu pandangan dengan pandangan lain dengan bebas. Yang  cenderung melabrak ketertutupan, fatsun, dan adab dan berusaha menggantikannya dengan kemerdekaan bersuara (demokrasi ) dan asal berpartisipasi.  Sejauh mana ia boleh atau tidak untuk disampaikan itu belum lagi ada aturan yang dipersiapkan. Ini karena kita tidak ada waktu untuk merumuskan aturan-aturan tadi.

Alih-alih kita mengajukan sebuah pandangan rasional pada topik, pada kenyataannya kita tengah memutar pembicaraan secara estetis menembus batas aturan untuk menciptakan celah-celah baru. Celah itu sendiri bukanlah bagian dari ruang pembicaraan, ia tercipta karena adanya dua atau lebih ruang. Namun keberadaan celah inilah yang nantinya memberikan lebih banyak peluang masuk bagi berbagai macam diskursus yang tidak dapat ditampung oleh kotak-kotak pembicaraan. Seolah-olah membahas tetapi sebenarnya terlepas dari pokok pembicaraan. Si celah yang mulanya tercipta sebagai sela antar ruang tadi kini malah menjadi ruang  baru untuk mengadu pikiran, mengkontestasi potensi-potensi, ketokohan dan bukan ketokohan, kecerdasan sekaligus ketololan.

Munculnya celah-celah tadi secara cepat mencetak peta-peta baru diskursus media massa dan sosial media. Hari ini kita berbicara serius tentang keutuhan bangsa, kemilinielan generasi, kehoaxan dalam pemilu, dan sekarang kecelakaan dalam kecelakaan.

Peta diskursus yang nyaris tanpa batas tadi tadi terbentuk karena adanya perluasan semiotika untuk mencari detail dari satu artefak kejadian (yaitu kecelakaan pesawat). Namun secara bersamaan pula ia kehilangan fokus, referensi dan akhirnya sama sekali terputus dari artefak awalnya. Tragedi kecelakaan itu seperti halnya berita-berita lainnya akan mengaburi batas-batas antara realitas dan hiperrealistas, yang nyata dengan yang imajinasi, dan menjadi medan dari munculnya simulasi-simulasi. Di sana orang boleh berbicara tentang kecanggihan teknologi, kesalahan manusia, perasaan sentimen, berita benar dan palsu, tip dan trip penyehatan trauma, donasi, kesigapan aparat, dan perdebatan politik, dukungan bantuan, perdebatan sekaligus penggalangan solidaritas masyarakat.

Adakah yang keliru dengan itu semua? Tentu tidak sesederhana itu menjawabnya, namun baik Levebre, Chambers, McWilliam, dan geografer pascamodern mempercayai bahwa peta baru diskursus tadi adalah gambaran dari panorama con-urbanisasi yang tengah memproduksi bentuk-bentuk baru dari cara kita masyarakat urban dalam berinteraksi, bersosialisasi, berpolitik, berdemokrasi. Kita dapat dengan cepat bersatu mengerubuti sebuah topik yang menjadi trending dalam laporan media dan sosial media untuk kemudian melupakannya dan membahas kejadian-kejadian lain yang kita anggap penting untuk dibahas. Yang sebenarnya menjadi gambaran dari figure apa dan bagaimana bentuk dari masyarakat kita nantinya.

Sementara tragedi kecelakaan Lion Air JT610 pada akhirnya ia hanya akan menjadi sebuah kejadian saja, sama halnya dengan jutaan kejadian-kejadian lain yang terjadi pagi tadi. Ia tidak akan menjadi sebuah peristiwa dimana kita dapat banyak mengambil pelajaran dari dalamnya. Barangkali ini adalah tragedi kecelakaan yang sebenarnya. (ah)

Andi Hakim

Andi Hakim

Andi Hakim, pernah kuliah di ITB Bandung. Memperoleh beasiswa Lee Kuan Yew di LKYSPP-National University of Singapore untuk Magister of Public Management dan Harvard University AS. Peneliti Kerjasama Pembangunan untuk OECD, penggiat energi baru terbarukan dan biodiversitas berkelanjutan di SiaBios Berlin. Senang menulis apa saja di sosial media.

38 comments

  • What i don’t realize is actually how you are not really much more well-liked than you may be now. You are very intelligent. You realize thus significantly relating to this subject, made me personally consider it from a lot of varied angles. Its like women and men aren’t fascinated unless it’s one thing to accomplish with Lady gaga! Your own stuffs nice. Always maintain it up!

  • Great goods from you, man. I have understand your stuff previous to and you are just extremely great. I actually like what you have acquired here, certainly like what you’re stating and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still take care of to keep it wise. I can not wait to read far more from you. This is actually a terrific web site.

  • I will right away grab your rss as I can not to find your e-mail subscription hyperlink or e-newsletter service. Do you have any? Kindly allow me realize in order that I may subscribe. Thanks.

  • Do you have a spam issue on this website; I also am a blogger, and I was curious about your situation; we have created some nice methods and we are looking to trade methods with others, be sure to shoot me an e-mail if interested.

  • Wonderful goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you are just too wonderful. I actually like what you have acquired here, certainly like what you’re stating and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still take care of to keep it sensible. I can not wait to read much more from you. This is actually a tremendous site.

  • you are in point of fact a good webmaster. The site loading velocity is amazing. It seems that you’re doing any unique trick. Also, The contents are masterpiece. you’ve done a fantastic job in this subject!

  • When I originally commented I clicked the -Notify me when new comments are added- checkbox and now each time a comment is added I get four emails with the same comment. Is there any way you can remove me from that service? Thanks!

  • Magnificent beat ! I wish to apprentice whilst you amend your site, how can i subscribe for a blog site? The account aided me a acceptable deal. I have been a little bit acquainted of this your broadcast provided vibrant clear concept

  • Howdy very cool blog!! Guy .. Excellent .. Wonderful .. I will bookmark your blog and take the feeds also…I am happy to seek out a lot of helpful information here in the publish, we’d like work out extra techniques on this regard, thanks for sharing.

  • Great post. I was checking constantly this weblog and I am inspired! Very helpful information particularly the remaining part 🙂 I handle such information a lot. I used to be seeking this certain information for a very lengthy time. Thanks and best of luck.

  • I’m not that much of a online reader to be honest but your sites really nice, keep it up! I’ll go ahead and bookmark your site to come back later on. Cheers

  • Good – I should definitely pronounce, impressed with your site. I had no trouble navigating through all tabs as well as related information ended up being truly easy to do to access. I recently found what I hoped for before you know it at all. Quite unusual. Is likely to appreciate it for those who add forums or something, web site theme . a tones way for your client to communicate. Excellent task.

  • Hello, i think that i saw you visited my blog so i came to “return the favor”.I’m attempting to find things to enhance my site!I suppose its ok to use a few of your ideas!!

  • Hello, i feel that i noticed you visited my site thus i came to “return the want”.I’m attempting to find things to enhance my site!I guess its good enough to make use of some of your concepts!!

  • I’ll right away grasp your rss feed as I can not find your email subscription hyperlink or e-newsletter service. Do you have any? Kindly permit me recognise in order that I may just subscribe. Thanks.

  • I like what you guys are up also. Such smart work and reporting! Carry on the excellent works guys I’ve incorporated you guys to my blogroll. I think it will improve the value of my site :).

  • I think other site proprietors should take this website as an model, very clean and magnificent user genial style and design, as well as the content. You’re an expert in this topic!

  • We’re a bunch of volunteers and starting a new scheme in our community. Your web site offered us with helpful info to work on. You’ve done an impressive job and our entire community will probably be grateful to you.

  • Its fantastic as your other articles : D, thanks for putting up. “Age is a function of mind over matter if you don’t mind, it doesn’t matter.” by Leroy Robert Satchel Paige.

Tentang Penulis

Andi Hakim

Andi Hakim

Andi Hakim, pernah kuliah di ITB Bandung. Memperoleh beasiswa Lee Kuan Yew di LKYSPP-National University of Singapore untuk Magister of Public Management dan Harvard University AS. Peneliti Kerjasama Pembangunan untuk OECD, penggiat energi baru terbarukan dan biodiversitas berkelanjutan di SiaBios Berlin. Senang menulis apa saja di sosial media.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.