06 Dec 2017

Asian Para Games 2018, Tanda Cinta untuk Difabel Catatan "Run for Difabel" di Monas, 3 Desember 2017.

RESTU Novianto berjalan tergesa, dengan langkah gontai ia memasuki area Monumen Nasional (Monas). Rintik hujan yang semalam turun diserta angin kencang yang seminggu terakhir melanda Jakarta, rupanya tidak menyurutkan langkah pria pengidap down syndrome ini. Restu yang kini berusia 18 tahun tampak senang karena akan berlari bersama kedua orangtuanya pagi

Aco Pamatte 0
02 Dec 2017

Kawa Daun: Rasa Nikmat Kolonialisme di Ranah Minang

SEMILIR angin lembut bercampur dengan aroma kemacetan khas Jakarta menyapa tubuh para pekerja nan letih. Bekerja seharian bahkan mungkin lembur, kemudian pulang di malam hari adalah rutinitas mereka. Adakalanya tidak mereka sadari, waktu begitu cepat berlalu. Hari pun gelap, motor tumpangan meliuk-liuk di antara sempitnya celah antara kendaraan yang kadang

Muhammad Farid Salman Alfarisi RM 0
28 Nov 2017

Musik Melayu, Benarkah Musik Pinggiran? Catatan Diskusi Suropati Syndicate, "Melihat Musik Melayu di Indonesia"

LAGU-lagu Melayu kerap menempel secara otomatis di kepala. Mungkin semuanya dimulai saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Saban pagi dan sore saya selalu mendengar tetangga di sebelah rumah menyetel lagu-lagu melayu. Saking sering mendengarnya, saat mengerjakan tugas sekolah, mencuci piring di dapur, atau menggosok badan di kamar mandi;

Rut Manullang 0
14 Nov 2017

Saat Sawit Hancurkan Papua

SEMUANYA berawal dari penaklukan. Di tahun 1453. Konstantinopel yang berpusat di Turki dan merupakan kekuasaan imperium Romawi jatuh. Peristiwa ini mendatangkan kesulitan bagi semua bangsa Eropa di berbagai aspek, khususnya aspek perdagangan. Peristiwa ini memicu penjelajahan bangsa Eropa untuk mengarungi samudera, yang kemudian dikenal dengan motto: Gold, Gospel, Glory. Negeri

Ricky Keiya 0
04 Nov 2017

Menyimak Kisah di Balik Ukiran

SEBUAH siang yang cerah, di rimba Asmat tersaji tiga fragmen cerita. Pada sisi kiri terlihat dua orang yang sedang membuat ci, perahu tradisional Suku Asmat. Ci tersebut berbahan baku sebuah pohon utuh berjenis ketapang yang baru saja ditebang menggunakan kapak batu. Pada bagian lain, terlihat seorang pria yang sedang mendayung

Wahyudin Opu 0
26 Oct 2017

Mengenal Agama Baha’i dan Ajaran Persatuannya

SENIN pagi (22/10), saya dihubungi oleh teman kelas saya di kampus untuk hadir di acara open house salah satu pengikut dan penganut agama Baha’i di Indonesia. Acara itu sebagai peringatan dan perayaan kelahiran 200 tahun Baha’ullah. Dibuka secara umum dan terbuka, mereka yang datang adalah orang-orang dengan berbagai agama, dari

Ais Nurbiyah Al-Jum’ah 0
21 Oct 2017

Cerita Anak Menyembuhkan Diri dari Ayah yang Berpoligami

SAAT kakak saya memutuskan untuk bercerai, hal pertama yang saya ingat adalah anak mereka. Apakah anak itu siap menerima kondisi Ayah dan Ibunya, apakah ia rela dibesarkan dari keluarga yang gagal menyimpan doa-doa pernikahan yang direstukan kepada mempelai? Pertanyaan serupa sepertinya perlu kita tanyakan juga pada keluarga yang memutuskan untuk

Ais Nurbiyah Al-Jum’ah 0
16 Oct 2017

Menambat Harapan di Musik Hutan

MENYAMBANGI helatan musik, bagi saya seperti membuka pintu harapan bagi datangnya banyak kejutan selama helatan berlangsung. Kejutan yang tidak melulu tentang setlist dari band idola yang kamu nantikan, atau semua hal yang membuatmu rela dan betah bertahan di bibir panggung. Tapi kejutan-kejutan itu bisa berbentuk apa saja yang mungkin abai

Zulkhair Burhan 0
09 Oct 2017

Pluralisme dan Keberagaman di Synchronize Festival Sehari di Hari Kedua Synchronize Festival

MAGRIB mengambang di PRJ Kemayoran, Jakarta, Sabtu (07/09), namun suasana tidak lenggang. Anak-anak muda khusyuk menunaikan salat di musalah. Tepat di dinding sebelahnya, beberapa lainnya menenggak anggur atau bir. Lantunan “Rock the Casbah” milik The Clash berbunyi di tengah venue. Di dekatnya, sebuah stand jualan CD tergelar. David Karto, pemilik

Dhihram Tenrisau 0
05 Oct 2017

Indonesia Jauh Lebih Baik dari Korea Catatan Perjalanan di Seoul, Korea Selatan

MELIHAT gemerlapnya kota Seoul, Korea Selatan mengingatkan kita banyak hal tentang kemegahan kota modern. Kota Seoul yang terbelah oleh Sungai Han dihubungkan satu sama lain oleh 13 jembatan dengan konstruksi bangunan yang kokoh dan kuat dan jika malam hari disinari temaram lampu yang terang benderang. Bangunan, rumah dan toko tertata

Rustan Ambo Asse 0