22 Jan 2018

IKA Teknik Unhas Ingin Sampah jadi Energi Baru

DI Pagi yang masih basah, puluhan orang jalan beriringan. Satu per satu mereka memasuki sebuah gedung di Jalan Thamrin Jakarta Pusat. Sambil mengenakan batik, saya mengenali mereka sebagai orang yang pakar di bidang energi listrik maupun energi terbarukan. Mereka menuju ruangan di dalam gedung milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Aco Pamatte 0
21 Jan 2018

Tokoh Pencetus Pwissie-Esai Urubamba Paling Berpengaruh

MUNCUL satu sosok yang tiba-tiba mengaku sebagai tokoh sastra Urubamba, sekira lima tahun lalu. Ia mendaku sebagai penyair. Orang-orang Urubamba tidak percaya, sebab mereka tahu betul bahwa tokoh kita hanya seorang “pengoceh” bagi suku-suku nomaden di pedalaman hutan-hutan negeri itu. Mereka juga tahu, sesekali tokoh kita pergi berburu biawak di

John Ferry Sihotang 1
20 Jan 2018

Kenapa Pengungsi Rohingya Enggan Pulang Ke Rumah?

DI SIANG bertanggal 24 Desember 2017, dr. Abdul Halik Malik, seorang dokter relawan Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) sedang memeriksa para pengungsi Rohingya di posko kesehatan IHA di kamp pengungsian Jamtoli, Ukhiyah, Cox’s Bazar, Bangladesh. Seorang perempuan bercadar datang hendak memeriksakan diri. Saybara Begom (24) namanya. Dia adalah satu di antara

Dhihram Tenrisau 0
20 Jan 2018

Desa Bahari: Hidup dan Mati dari Hiu

PADA bulan November 2016, saya berkunjung ke desa ini. Desa Bahari namanya, terletak di ujung teluk Sampolawa, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Desa ini dahulu bernama Desa Wapulaka. Penduduknya sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan karena pemukiman warga di sepanjang pesisir pantai. Kaum perempuan umumnya mengolah kebun di balik perbukitan. Saya

Rustam Awat 0
Penampilan Frontxside di panggung Rock In Celebes (foto: Ifan Aditya)
14 Jan 2018

Arah Dukungan Pegiat Industri Musik di Pilkada Sulsel

BERLATAR danau dan sepoi angin, Armando Hamid dan rekan-rekannya menyambut sore dan hari pertama pembukaan pendaftaran kandidat Pilgub Sulsel dan Pilwalkot Makassar 2018, Senin (8/1/2018). Pilkada serentak turut melibatkan Makassar dan Sulawesi Selatan dalam pagelaran itu. Langit yang menjingga di sana diisi dengan diskusi peluncuran album band Mando (panggilan Armando),

Dhihram Tenrisau 0
13 Jan 2018

Syamsuddin Umar: “The Special One” Makassar

NAMANYA Syamsuddin Umar. Orang-orang biasa memanggilnya Pak Syam. Meski usianya sudah tidak muda lagi, tapi fisiknya masih nampak bugar. “Panggil saja Pak Syam atau Om Syam,” ujarnya mengawali perbincangan ringan kami di sebuah warung kopi di bilangan Panakkukang, Makassar, belum lama ini. Beberapa kali obrolan kami terhenti, karena pria kelahiran

Rusman Madjulekka 0
Pementasan naskah Kala Teater (foto: Agus Linting)
01 Jan 2018

Kala Teater dan Orang Makassar yang Gemar Gantung Diri

SAYA menonton teater pertama kali di Gedung Kesenian Makassar pada 2006. Seingatku pertunjukan saat itu ialah pementasan naskah monolog oleh Shinta Febriany. Shinta belakangan dikenal sebagai seniman perempuan dari Makassar, yang kelak mendirikan Kala Teater. Saya tidak yakin, apakah produksi itu merupakan produksi perdana Kala Teater atau masih di bawah

Harnita Rahman 0
Gus Dur (Sumber: nu.or.id)
31 Dec 2017

Kenapa Gus Dur Meninggal di Bulan Desember?

APAKAH Anda tahu kenapa Tuhan memanggil pulang Gus Dur di bulan Desember? Saya tidak tahu. Namun rasanya hal itu pasti ada alasannya. Oleh karena Tuhan tidak bisa dikonfirmasi langsung seperti mudahnya wartawan melakukan door stop ke Ahok, maka tulisan ini sepenuhnya berangkat dari analisis post factum. Sebuah analisis yang terkadang

Aan Anshori 0
26 Dec 2017

Belajar Toleransi dari Sepotong Kue Chocolicious

MENYAMBUT hari raya Natal, Arnold Serestyen berencana memesan kue ke salah satu gerai kue di Makassar, bernama Chocolicious. Permintaanya tertulis, Tolong di atas kue….. selamat hari natal keluargaku. Tanpa embel-embel panjang dan lebar, toko tersebut menolak membuat ucapan tersebut. Setelah ditolak, dia tidak melanjutkan pemesanan tersebut. Tiba-tiba screenshoot pemesanan via

Dhihram Tenrisau 0
21 Dec 2017

Pejuang Kemanusiaan dan LGBT Widodo Budidarmo dalam Ingatan dan Harapan

MALAM itu Naila Fitria (26), seorang Kohati (Korps HMI-wati) hadir di Gedung PKBI, Kebayoran Baru, Jakarta. Acara itu adalah malam penganugerahaan Miss Waria 2014 oleh Arus Pelangi. Di kegiatan itu seorang rekannya memperkanalkan pada seorang Widodo Budidarmo. Betapa takjubnya Dodo (sapaan Widodo Budidarmo). Rekannya itu kemudian memperkenalkannya dengan embel-embel bahwa

Dhihram Tenrisau 0