07 Nov 2017

Sulitnya Menjadi Perempuan dalam Lelaki Harimau

SALAH satu novel yang ketika membacanya membuat waktu saya banyak terbuang adalah Cantik itu Luka karya Eka Kurniawan. Dari halaman pertama hingga terakhir saya tak kunjung mengerti proporsi apa yang ingin disampaikan Eka. Saya berkata dalam hati, mungkin ini terakhir kalinya saya akan membaca buku Eka. Apesnya, salah satu mata

Ais Nurbiyah Al-Jum’ah 0
01 Nov 2017

Luka, Cinta, dan Penindasan Review Film Posesif (2017)

“Is pain still pain if we are not awake to feel it?” Pertanyaan di atas itu saya temukan ketika menghadiri salah satu sesi diskusi di perhelatan sastra Ubud Writers and Readers Festival yang berlangsung 25-29 Oktober kemarin. Sesi panel itu diisi oleh Kate Cole-Adams, seorang penulis dan wartawan yang menjelaskan perihal Anaesthasia. Anaesthasia semacam keajaiban

Rachmat Hidayat Mustamin 0
17 Oct 2017

Belajar Menemukan Diri Melalui Sinema Iran “WHERE IS THE FRIEND’S HOME”

KETIKA libur sekolah, salah satu televisi swasta Indonesia kerapkali menayangkan film Children of Heaven berulang-ulang. Film yang disutradarai oleh Majid Majidi itu selalu berhasil membuat pipi Ibu saya basah oleh air mata. Keluarga saya akan tetap menontonnya meski telah tahu betul bagaimana kisahnya. Saya mulai menyukai film-film Iran setelah menyaksikan

Rachmat Hidayat Mustamin 0
12 Oct 2017

Pengabdi Setan yang Baik dan Meme yang Kurang Ajar

Periode bulan September hingga Oktober bisa dibilang bulan yang ramai akan film Indonesia. Sebut saja Jembatan Pensil, My Stupid Boyfriend, Suhu Beku, Jomblo, Merah Putih Memanggil hingga Pengabdi Setan. Pengabdi Setan karya Joko Anwar ini yang paling sering menarik perhatian. Promo-promo yang dilakukan, trailer yang dibagi dan paling utama adalah

Aswan Pratama 0
04 Oct 2017

Anak Band dan Obsesi Pacar Berjilbab Review Film Suhu Beku (2017)

Sebelumnya saya ingin meminta maaf kepada panglima junjungan bangsa kita, Panglima Gatot karena belum sempat mengindakan amanatnya menyaksikan Pengkhianatan G30S/PKI. Malahan saya justru pergi menyaksikan Suhu Beku guna membangkitkan kenangan saya akan masa SMA yang sulit. Iya, kisah berlatar “Smart & Sombere’ City” (Kota Pintar & Ramah), Makassar yang memotret sekumpulan

Kemal Putra 0
20 Sep 2017

Mengapa Perlu Menonton IT? Review film IT (2017)

SEORANG kakak yang sedang sakit, yang menyebut dirinya “sekarat” membiarkan adiknya keluar rumah bermain kapal-kapalan ketika hujan turun dengan derasnya dan jalanan begitu lengangnya. Berbulan-bulan kemudian masyarakat menganggap hujan di hari itu adalah badai. Saat si adik berlari keluar rumah, di saat yang sama ibunya juga sedang bermain piano. Beberapa

Kemal Putra 0
20 Sep 2017

Yuk, Ikuti Tips Nobar Film G30S/PKI

TAK perlu khawatir berlebihan jika panglima memerintahkan semua keluarga tentara untuk nonton bareng film G30S/PKI yang dibuat oleh Arifin C Noer. Tak perlu juga ikut mengeluarkan berbagai analisis dan data sejarah demi menjelaskan apa yang disebut pelurusan sejarah. Tak ada guna berdebat selagi masih lebih percaya petikan tulisan di grup

Yusran Darmawan 0
12 Sep 2017

Eksotisme Pulau Muna dalam Film Jembatan Pensil

KISAH tentang pendidikan untuk anak-anak di pelosok tanah air ibarat mata air yang tak kunjung habis untuk dieksplor. Setelah beberapa waktu lalu film Laskar Pelangi yang menampilkan kisah anak-anak di Belitung hadir di layar kaca dan mencatatkan dirinya sebagai film terlaris, kini film Jembatan Pensil yang mengisahkan anak-anak sekolah di

Yusran Darmawan 0