19 Dec 2017

Chrisye, Rockstar Sederhana Asli Indonesia Review film Chrisye (2017)

CHRISYE adalah seorang keturunan Tionghoa yang menjadi legenda di dunia tarik suara dan industri pop Indonesia. Dengan suara tipis dan kesederhanaannya dia mampu menghipnotis para pendengarnya. Lewat film besutan Rizal Mantovani, berjudul Chrisye, sosok Chrismansyah Rahadi diceritakan. Ada dua hal yang membuat saya wajib menonton Chrisye. Pertama, film ini adalah

0
16 Dec 2017

Orang Miskin Dilarang Menikah Review Film Love and Shukla (2017)

SHUKLA (Saharsh Kumar Shukla) seorang pria dari keluarga Brahmin baru saja menikah dengan seorang perempuan bernama Lakshmi (Taneea Rajawat); seorang wanita pemalu pilihan Ibunya. Situasi dalam film ini sungguh sangat sederhana, Shukla hanya ingin melakukan hubungan intim dengan isterinya. Malam-malam sebelum ia menikah, Shukla diberi tahu tentang kebahagiaan malam pertama

0
14 Dec 2017

Perempuan Bercerita Sebuah Review untuk Buku Terbaru Leila S. Chudori "Laut Bercerita"

Pada mulanya saya berpikir “Laut Bercerita” (2017) berkisah cinta picisan. Sampulnya yang biru-putih, menggoda imajinasi saya tapi lekas terbuyarkan setelah membaca beberapa lembar halamannya. Laut bercerita tentang laut dan keganasan rezim yang pernah berkuasa selama 32 tahun. Laut memang mengisahkan pembantaian, persahabatan, pengkhianatan, sakit, asmara dan perempuan. Bahwa Leila S.Chudori

0
09 Dec 2017

Kisah Perempuan dari Beranda Rumah

FILM Nyai (A Woman From Java) bertutur dalam satu shot selama 90 menit; tanpa cut, tanpa putus, terus berjalan seperti sebuah kehidupan. Sekali, setelah itu selesai–itu jika Anda tidak percaya dengan reinkarnasi. Garin Nugroho selaku sutradara film Nyai, memindahkan sebuah kehidupan di beranda rumah. Siklus waktu selama dua hari hanya berpusar

0
01 Dec 2017

Review Film yang Gagal Jadi Surat Cinta Review Film The Hand (2004)

NAURA yang baik, Bagaimana kabarmu hari ini? Apakah di kota Bandung sedang hujan deras? Di Kota Solo, tempat saya tuliskan surat ini, hujan datang terus menerus seperti seseorang yang sedang mengetuk pintu berulang kali. Sementara, barangkali, yang berada di balik pintu sedang sibuk mengamati bayangan sendiri. Naura, Baru saja saya

0
23 Nov 2017

Menulis Marlina dalam Empat Babak Review Film Marlina Si Pembunuh (2017)

BABAK 1 Saya datang ke bioskop sendirian. Sepekan sebelumnya, saya janjian dengan seorang kawan agar ia mau menemani saya menonton penayangan pertama film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak. Tapi kemudian niat tersebut urung sebab hujan terus menerus menggerus kota Solo pada hari Kamis, 16 November 2017. Saya merasa ada

0
21 Nov 2017

Mengenal Tafsir Qur’an Unik: Lintas Mazhab Sunni dan Syiah

AL QUR’AN memang sangat luar biasa. Tidak pernah habis untuk dibahas dan diuraikan titah Ilahi yang terkandung di dalamnya. Lebih kurang 14 abad lalu, muslim dan juga umat agama lain mendiskusikannya. Berbagai pendekatan dilakukan dalam mengelaborasi isinya, mulai dari teologis, yuridis hingga metafisis. Beragam tafsir juga hadir dari zaman ke

0
19 Nov 2017

Kisah Kesulitan dan Kekuatan Perempuan Review Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

TIDAK banyak film Indonesia yang memposisikan perempuan sebagai seorang tokoh utama yang berani dan punya peran sentral. Kalaupun ada, seringkali merupakan film-film yang diadaptasi dari kehidupan para tokoh-tokoh perempuan terkenal atau pahlawan. Di antaranya adalah Kartini, Cut Nyak Dhien atau Nyai Ahmad Dahlan. Persis di titik inilah mengapa film Marlina si

0
10 Nov 2017

Heath Ledger dan Hal-Hal yang Terekam

“….It’s all part of the plan” – Joker (The Dark Knight, 2008) Banyak alasan yang bisa menentukan mengapa seseorang menonton atau menyukai sebuah film. Bisa dari soundtrack, genre, siapa sutradara, teknis hingga aktornya. Secara pribadi, selain ditunjang dengan soundtrack, genre dan sebagainya. Saya menyukai sebuah film dari siapa aktor yang

0
07 Nov 2017

Sulitnya Menjadi Perempuan dalam Lelaki Harimau

SALAH satu novel yang ketika membacanya membuat waktu saya banyak terbuang adalah Cantik itu Luka karya Eka Kurniawan. Dari halaman pertama hingga terakhir saya tak kunjung mengerti proporsi apa yang ingin disampaikan Eka. Saya berkata dalam hati, mungkin ini terakhir kalinya saya akan membaca buku Eka. Apesnya, salah satu mata

0