Locita

Pelajaran dari Skandal Cambridge Analytica

http://static.sify.com/cms/image/sdvk4Ugecehih.jpghttp://static.sify.com/cms/image/sdvk4Ugecehih.jpg

Christopher Wylie, mantan pegawai firma jasa penargetan pasar untuk keperluan bisnis dan politik, beberapa bulan lalu membocorkan suatu tindak kejahatan pelanggaran privasi terbesar dalam sejarah media sosial. Karena itu, investigasi oleh media-media besar, parlemen, dan badan intelijen di Inggris bahkan Amerika Serikat terus dilakukan hingga saat ini.

Pengakuan Wylie, awalnya dimuat di media The New York Times. Kemudian disusul pula oleh dua media lainnya, Britania Raya-Guardian dan Observer. Wylie mengungkap bagaimana firma bernama Cambridge Analytica (CA) merancang strategi penyedotan data pengguna Facebook untuk kemudian dipergunakan dalam merekayasa lebih dari 50 juta profil psikologis pemilih.

Hasil penyedotan data itu dijadikan bahan dasar untuk menarget pemilih-pemilih potensial dengan kampanye-kampanye politik yang cocok dengan karakter psikologisnya.

Wylie tentu saja tidak bekerja sendirian, dia hanyalah salah satu. Wylie bekerja di bawah arahan kepala juru kampanye Donald Trump bernama Steve Bannon pada 2014-2016 silam. Bannon sempat mengepalai perusahaan induk CA, yakni Strategic Communication Laboratories (SCL) yang mendapat gelontoran dana dari Robert Mercer, seorang konglomerat sekaligus pendukung utama Donald Trump.

Penguasaan Data dan Kutub-kutub Politik

Kecurigaan publik pun semakin menyeruak ketika kegaduhan semacam ini makin jelas terbaca sebagai puncak pertarungan antara kelompok Republikan dan Demokrat dalam keremangan ruang bernama media sosial.

Permainan curi dan olah data dengan teknologi analitik bukan hal yang mengejutkan dalam politik.  Data sebagai bahan baku utama dalam pengambilan keputusan merupakan produk dari hubungan antar-aktor yang lihai dalam mengutak-atik teknologi (Prof Evelyn Ruppert).

Bahkan, aktor-aktor di luar kelompok Republikan dan Demokrat diisukan terlibat sebagaimana mencuatnya tudingan campur tangan Rusia yang sempat berhembus beberapa waktu lalu. Hal ini bertendensi memenangkan Trump pada pemilu lalu.

Beberapa berita yang beredar juga menyebut CEO CA, Alexander Nix  sempat menghubungi Direktur Wikileaks, Julian Assange sempat  berkaitan dengan kebocoran data-data email. Di dalam data tersebut terdapat arsip rahasia milik Hillary Clinton.

Tahun 2017 laporan Kantor direktur Intelijen Nasional Amerika (ODNI),  menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin membantu Donald Trump memenangkan pemilu dengan cara menyudutkan reputasi Hillary Clinton melalui pengartikulasian media, akun-akun media sosial bayaran (trolls), dan aktifitas siber dari pihak-pihak perantara yang didanai pemerintah Rusia.

Pihak perantara yang dimaksud dalam dokumen itu mengarah kepada mitra kerja CA, yaitu Global Science Research (GSR) yang dipimpin oleh Aleksandr Kogan, seorang asisten Profesor di Universitas St. Petersburg. Dia bersama rekan-rekannya di Universitas Cambridge, Inggris, meneliti tentang kondisi emosional pengguna Facebook dengan kecondongan afiliasi politik dengan bantuan dana dari pemerintah Rusia.

Di tangan Kogan inilah, anggota timnya berhasil mengembangkan aplikasi tes kepribadian di Facebook dan menyedot seluruh data-data pribadi penggunanya untuk selanjutnya disetor kepada CA sebagai bagian dari kontrak kerja sama bernilai jutaan dolar.

Benang merah yang bisa ditarik dalam konteks rekayasa data adalah kenyataan bahwa teknologi menjadi panggung penggambaran yang jelas dari lekatnya aktor intelektual dan politik. Kemesraan diantara keduanya yang diikat oleh kepentingan ekonomi ternyata bergerak menjauhi model demokrasi inklusif dan bebas dari manipulasi.

Sebaliknya, praktik berdemokrasi malah terjungkal dalam sebuah teknopolitik (technopolitics), yang disebut oleh Gagliardone (2014) justru menghambat proses-proses politik yang terbuka (hlm. 16). Hambatan itu diperparah dengan ketidaknetralan Facebook.

Sebuah laporan jurnalistik oleh, menunjukkan adanya indikasi persekongkolan antara Facebook dengan CA. Pasalnya, Facebook bukan tidak mengetahui terjadinya perampokan data oleh CA, namun raksasa internet itu lebih memilih diam, mengambil untung, dan mencari jalan aman dengan mewajibkan pengembang (pihak ketiga) menghapus seluruh data-data yang sudah di-ekstrak dari Facebook.

Akan tetapi, nasib tidak baik menimpa CA dan Facebook sendiri. CA yang dengan sengaja tidak menghapus hasil pencurian data itu membuat Facebook belakangan disorot dan mendapat tekanan yang intens dari berbagai pengambil kebijakan akibat keterlibatannya dalam taktik kotor pemenangan pemilu di banyak negara.

Pelajaran Penting

Terbongkarnya skandal CA layak dijadikan sebuah pembelajaran berharga dalam memelihara demokrasi kita, terutama pada era digital dan perang data.

Skandal ini sekaligus menjadi sinyal yang mendesak kita untuk menyiapkan segala perbekalan yang krusial, utamanya dalam menghadapi musim pemilu 2019 mendatang agar terhindar dari skenario perampokan data dan kerugian sosial-politik yang lebih besar.

Langkah urgen tersebut menyangkut sosialisasi, penyadaran, dan edukasi luas tentang pentingnya menjaga privasi dalam bermedia sosial. Layanan situs jejaring sosial tidak diberikan secara cuma-cuma, tetapi tiap posting, like, comment yang kita lakukan dihitung sebagai data pribadi yang bernilai ekonomi tinggi.

Jika tidak yakin dengan sistem kerahasiaan dan keamanan data suatu situs, alangkah lebih baik jika pengguna tidak memberikan keterangan-keterangan yang sifatnya sensitif dan personal. Kecerobohan dalam membagi informasi personal sangat rawan dipergunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Meskipun gerakan #deletefacebook masih santer dikampanyekan, pemerintah masih relatif bergeming. Sebagai negara pengguna Facebook terbesar ke-4 di dunia, Indonesia dapat segera melakukan renegosiasi tentang kebijakan perlindungan privasi dengan Facebook dan menegaskan konsekuensi hukum dari pelanggaran privasi.

Sekalipun Facebook telah mengubah kebijakan privasinya di pertengahan 2015 lalu, tetapi potensi penyalahgunaan data itu kerap membayangi semenjak Facebook memegang lebih dari 110 juta data pengguna Indonesia. Publik harus terus waspada dan menjaga kesadaran berpolitik agar tidak meleng, sehingga sabotase demokrasi itu dapat dicegah.

Febby Widjayanto

30 comments

  • I like what you guys are up also. Such clever work and reporting! Keep up the superb works guys I¦ve incorporated you guys to my blogroll. I think it will improve the value of my website 🙂

  • Wow that was unusual. I just wrote an really long comment but after I clicked submit my comment didn’t show up. Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyhow, just wanted to say excellent blog!

  • Hmm it appears like your website ate my first comment (it was extremely long) so I guess I’ll just sum it up what I wrote and say, I’m thoroughly enjoying your blog. I too am an aspiring blog writer but I’m still new to everything. Do you have any suggestions for rookie blog writers? I’d definitely appreciate it.

  • Nice read, I just passed this onto a friend who was doing some research on that. And he just bought me lunch as I found it for him smile Therefore let me rephrase that: Thanks for lunch!

  • Good – I should certainly pronounce, impressed with your website. I had no trouble navigating through all the tabs as well as related information ended up being truly simple to do to access. I recently found what I hoped for before you know it at all. Quite unusual. Is likely to appreciate it for those who add forums or something, site theme . a tones way for your client to communicate. Nice task.

  • An interesting discussion is worth comment. I think that you should write more on this topic, it might not be a taboo subject but generally people are not enough to speak on such topics. To the next. Cheers

  • Wonderful web site. A lot of helpful information here. I am sending it to some friends ans also sharing in delicious. And obviously, thanks for your sweat!

  • You really make it seem so easy with your presentation however I to find this topic to be actually one thing which I feel I might never understand. It seems too complicated and extremely large for me. I am having a look ahead in your next publish, I will try to get the hang of it!

  • I cherished as much as you will receive performed right here. The sketch is attractive, your authored subject matter stylish. however, you command get bought an shakiness over that you want be turning in the following. ill without a doubt come further in the past once more since exactly the similar just about a lot incessantly within case you shield this increase.

  • Wow, marvelous blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look easy. The overall look of your site is fantastic, as well as the content!

  • My wife and i ended up being very contented when John managed to finish off his inquiry through the entire ideas he acquired out of your web pages. It is now and again perplexing to just continually be giving away strategies which usually many people have been making money from. We really take into account we have the blog owner to give thanks to because of that. The entire illustrations you made, the easy web site menu, the friendships your site assist to instill – it is everything incredible, and it’s really aiding our son in addition to our family do think the idea is excellent, and that is very indispensable. Thank you for everything!

  • I was very pleased to find this web-site.I wanted to thanks for your time for this wonderful read!! I definitely enjoying every little bit of it and I have you bookmarked to check out new stuff you blog post.

  • Thank you for the good writeup. It in truth was once a enjoyment account it. Glance complicated to more added agreeable from you! However, how can we communicate?

  • I loved as much as you will receive carried out right here. The sketch is tasteful, your authored subject matter stylish. nonetheless, you command get got an shakiness over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come more formerly again since exactly the same nearly a lot often inside case you shield this increase.

  • you’re really a good webmaster. The website loading speed is amazing. It seems that you are doing any unique trick. Moreover, The contents are masterpiece. you’ve done a fantastic job on this topic!

  • Nice post. I learn something more challenging on different blogs everyday. It will always be stimulating to read content from other writers and practice a little something from their store. I’d prefer to use some with the content on my blog whether you don’t mind. Natually I’ll give you a link on your web blog. Thanks for sharing.

  • Nice post. I learn something more challenging on different blogs everyday. It will always be stimulating to read content from other writers and practice a little something from their store. I’d prefer to use some with the content on my blog whether you don’t mind. Natually I’ll give you a link on your web blog. Thanks for sharing.

  • Hmm is anyone else having problems with the pictures on this blog loading? I’m trying to figure out if its a problem on my end or if it’s the blog. Any suggestions would be greatly appreciated.

  • Hello, I think your website might be having browser compatibility issues. When I look at your blog site in Firefox, it looks fine but when opening in Internet Explorer, it has some overlapping. I just wanted to give you a quick heads up! Other then that, superb blog!

Tentang Penulis

Febby Widjayanto

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.