Locita

Mengapa Universal Basic Income adalah Ide yang Buruk

Sumber Gambar. Diem25.org

Berkat kelemahan keamanan sosial di Amerika Serikat dan negara berkembang lainnya, ide tentang penghasilan dasar universal atau Universal Basic Income (UBI) semakin populer di telinga masyakat. Ketimpangan antara yang kaya dan yang lainnya secara signifikan meningkat beberapa tahun terakhir, dan banyak yang mengkhawatirkan adanya otomatisasi (revolusi industri 4.0) dan globalisasi akan makin memperparah ketimpangan tersebut.

Sebenarnya jika harus memilih antara kemiskinan massal dan UBI, jelas UBI lebih disenangi. Program tersebut akan memungkinan masyarakat menghabiskan uangnya untuk apapun yang mereka mau. Dampaknya juga akan memperluas rasa kepemilikan dan menciptakan sebuah konstituen baru untuk menggoyahkan sistem politik big-money. Penelitian mengenai program pemberian bantuan bersyarat atau conditional cash transfer (CCT) dalam perekonomian negara berkembang menunjukkan bahwa kebijakan tersebut dapat memberdayakan wanita dan kelompok-kelompok termarjinal.

Namun UBI adalah gagasan yang tidak sempurna masih bercacat, karena program tersebut akan memakan anggaran yang besar jika tidak dibarengi dengan pemotongan anggaran jaring pengaman sosial lainnya. Di AS (populasi: 327 juta jiwa), UBI senilai $1.000 per bulan saja akan memangkas sekitar $4 Triliun per tahunnya, angka ini mendekati keseluruhan anggaran negara di tahun 2018. Tanpa pemangkasan anggaran besar-besaran, penghasilan pajak AS perlu dinaikkan dua kali lipat, yang mana akan berimbas dengan biaya distorsi besar pada perekonomian. Dan, tentu saja, UBI tidak dapat dimodali dengan hutang negara atau seenaknya mencetak uang.

Mengorbankan kebijakan sosial lainnya demi UBI adalah ide yang sangat buruk. Program semacam ini muncul untuk mengatasi masalah yang spesifik seperti kerentanan lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Bayangkah hidup dalam masyarakat dimana anak-anak kelaparan, dan pengidap penyakit parah kekurangan perawatan yang layak, semua dikarenakan penghasilan pajak dialihkan untuk mengirim uang kepada semua warganegara, termasuk jutawan dan miliarder.

Meskipun UBI bisa menjadi sebuah slogan yang ciamik, perancangannya amat buruk. Teori ekonomi dasar menyatakan bahwa pajak atas penghasilan mengganggu karena menghambat keinginan bekerja dan berinvestasi. Terlebih lagi, pemerintah harus menghindari memberi uang kepada orang yang sama yang dimintai uang. Sayangnya, hal  ini persis seperti apa yang akan dilakukan oleh UBI. Di AS, contohnya, sekitar tiga perempat rumah tangga membayar sedikitnya beberapa pemasukan negara atau pajak penghasilan, dan bahkan membayar pajak negara bagian yang lebih besar lagi.

Lagipula, terdapat opsi kebijakan lain yang lebih bijaksana: pajak penghasilan negatif, atau yang seringkali disebut sebagai “penghasilan dasar berjamin” atau Guaranteed Basic Income. Daripada memberi $1.000 per bulan ke setiap orang, program penghasilan berjamin akan memberi bantuan hanya kepada individu dengan penghasilan di bawah $1.000, dengan demikian hanya membutuhkan sebagian kecil dari anggaran UBI.

Pembela UBI akan berargumen bahwa program transfer non-universal tidak sebegitu menarik bagi pemilik suara (voters). Namun kritik ini tidak berdasar. Penghasilan dasar berjamin sama universalnya dengan asuransi kesehatan nasional, yang mana tidak membebankan bayaran bulanan untuk semua orang, melainkan menguntungkan siapapun dengan kebutuhan biaya medis. Hal yang sama juga berlaku untuk program lainnya yang menjamin bantuan kebutuhan dasar tanpa syarat, seperti makanan untuk mereka yang kelaparan dan asuransi pengangguran untuk mereka yang tidak bekerja. Kebijakan serupa amat populer di negara yang menerapkannya.

Pada akhirnya, kebanyakan antusiasme terhadap UBI didasarkan atas interpretasi yang salah dari trend ketenagakerjaan dalam ekonomi maju. Bertentangan dengan kepercayaan umum, tidak ada bukti kalau kewajiban individu untuk bekerja akan hilang dalam waktu dekat.

Otomatisasi dan globalisasi memang mengubah struktur pekerjaan, menghilangkan beberapa jenis pekerjaan tertentu, dan meningkatkan ketimpangan. Namun ketimbang membangun sistem yang sebagian besar populasinya menerima “gratisan”, seharusnya kita menerapkan pendekatan yang mendorong terciptanya “kelas menengah” dengan upah sepadan, sembari memperkuat jaring pengaman sosial kita yang bobrok. Ini, tidak dapat dilakukan oleh UBI.

Di Amerika Serikat, prioritas kebijakan utama seharusnya adalah layanan kesehatan umum, lebih khusus lagi keuntungan untuk pengangguran, sistem program pelatihan yang lebih baik, dan earned income tax credit (EITC) yang dipeluas. EITC telah berfungsi selayaknya penghasilan dasar berjamin bagi pekerja dengan upah rendah, memerlukan biaya lebih sedikit dibanding UBI, dan secara langsung menggiatkan individu untuk bekerja.

Di sisi bisnis, mengurangi pengeluaran tak langsung dan pajak penghasilan yang dibayar oleh perusahaan untuk mempekerjakan pegawai akan memacu terciptanya lapangan pekerjaan, juga sangat murah dibandingkan dengan UBI. Dengan upah minimum yang lebih tinggi untuk mencegah perusahaan membebankan pajak pada pegawainya, EITC yang diperluas, dan pengurangan pajak penghasilan lambat laun akan menciptakan lapangan pekerjaan yang berharga dalam semua tingkatan distribusi penghasilan.

Sama pentingnya, solusi-solusi ini memberi keuntungan untuk politik demokrasi. Sebaliknya bagi UBI, sebuah solusi sementara yang dilontarkan untuk menenangkan massa yang tak pernah puas. UBI tidak memberdayakan, dan bahkan tidak berkonsultasi dengan masyarakat yang ingin dibantu. (Apakah pekerja yang kehilangan pekerjaan kelas menengah ingin mendapat santunan bantuan pemerintah atau kesempatan mendapat pekerjaan lain?) Dengan demikian, semua pengajuan UBI memiliki keunggulan seperti “Roti dan Sirkus” yang digunakan oleh kekaisaran Romawi dan Byzantinia – memberi gratisan untuk menenangkan dan meredakan massa, dibanding menyediakan peluang ekonomi dan agensi politik.

Bertentangan dengan sistem negara kesejahteraan yang telah diterapkan di negara-negara berkembang dan berhasil dengan amat baik, yang mana tidak diturunkan melalui para taipan dan politisi. Ia bertujuan untuk menyediakan keamanan dan kesempatan untuk rakyatnya. Semua dihasilkan dari politik demokrasi. Orang-orang biasa bisa membuat tuntutan, mengeluh, protes, dan terlibat dalam pembuatan kebijakan, dan sistem politik pun merespon.

Penemuan dokumen negara kesejahteraan Britania Raya, sebuah laporan Beveridge pada era perang dunia kedua, adalah sebuah respon terhadap tuntutan politik dan bukan kesulitan ekonomi. Ia bertujuan untuk melindungi yang kurang beruntung dan membuka peluang, sembari menggiatkan keterlibatan sipil.

Dewasa ini banyak permasalah sosial yang berakar dari penelantaran proses demokrasi. Solusinya bukan dengan menahan orang-orang berdiam di rumah, teralihkan, dan dibungkam. Melainkan kita perlu mendewasakan politik demokrasi, mendorong keterlibatan sipil, dan mencari solusi bersama. Hanya melalui masyarakat yang aktif secara politik, baru kita dapat membangun institusi yang sesuai dengan kebutuhan kita demi kesejahteraan masa depan, sembari melindungi yang paling tidak beruntung di antara kita.

======

Opini ini ditulis Daron Acemoglu. Professor of Economics at MIT dan penulis buku of Why Nations Fail: The Origins of Power, Prosperity and Poverty (bersama James A. Robinson) dan pertama kali dipublikasikan di Project-syndicate.org

farraaziza

28 comments

  • Very nice post. I just stumbled upon your blog and
    wanted to say that I’ve truly enjoyed surfing around your blog posts.
    In any case I will be subscribing to your rss feed and I hope you write again very soon!

  • It’s in point of fact a nice and useful piece of information. I am glad
    that you shared this useful information with us.
    Please stay us up to date like this. Thanks for sharing.

  • If some one wishes expert view concerning blogging and site-building after that i recommend him/her to pay a quick visit this webpage, Keep up the nice job.

  • Excellent blog you have got here.. It’s hard to find high quality writing like yours these
    days. I truly appreciate individuals like you! Take care!!

  • Wow that was strange. I just wrote an very long comment but after I clicked submit my comment
    didn’t appear. Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyways,
    just wanted to say superb blog!

  • Hey there! I know this is somewhat off topic but I was wondering which blog platform are you using for this website?
    I’m getting sick and tired of WordPress because I’ve had problems with hackers and I’m looking at options
    for another platform. I would be awesome if you could point me in the direction of a good platform.

  • I do not know if it’s just me or if perhaps everyone else encountering issues with your blog.
    It looks like some of the written text on your content are running off the screen. Can somebody else
    please provide feedback and let me know if this is happening to them too?
    This might be a issue with my browser because I’ve had this happen previously.
    Thank you

  • I like the helpful information you provide
    in your articles. I will bookmark your weblog and check again here regularly.

    I am quite sure I will learn a lot of new stuff right here!
    Best of luck for the next!

  • Superb blog! Do you have any helpful hints for aspiring writers?
    I’m planning to start my own site soon but I’m a little lost on everything.
    Would you propose starting with a free platform like WordPress or go for a paid option? There are so many choices out there that I’m totally overwhelmed ..
    Any suggestions? Thank you!

  • It’s actually a great and useful piece of info. I’m happy that you shared this helpful info with us.
    Please keep us informed like this. Thank you for sharing.

  • Your style is so unique compared to other people I’ve read
    stuff from. Thank you for posting when you’ve got the opportunity, Guess I’ll just book mark this web site.

  • I believe this is one of the so much significant info for me.
    And i’m happy reading your article. However
    want to commentary on some normal issues, The website taste is perfect, the articles is in point of fact great : D.
    Excellent process, cheers

  • Hey, I think your website might be having browser compatibility issues.
    When I look at your blog in Safari, it looks fine but when opening in Internet Explorer, it has some overlapping.
    I just wanted to give you a quick heads up!
    Other then that, excellent blog!

  • This design is spectacular! You certainly know how to keep a reader entertained.
    Between your wit and your videos, I was almost moved to start my own blog (well, almost…HaHa!) Great job.
    I really loved what you had to say, and more than that, how you presented it.
    Too cool!

  • Fantastic items from you, man. I have keep
    in mind your stuff prior to and you are simply too magnificent.
    I really like what you’ve bought here, certainly like what you are saying and the
    way during which you assert it. You make it enjoyable and
    you continue to take care of to keep it smart. I can not wait
    to read far more from you. That is really a
    tremendous web site.

  • My relatives always say that I am wasting my time here at web, but I know I am getting experience everyday by
    reading thes nice articles or reviews.

  • My brother recommended I might like this web site.
    He was totally right. This post truly made my day.
    You can not imagine simply how much time I had spent for this information! Thanks!

  • After I initially commented I seem to have clicked on the -Notify me when new comments are
    added- checkbox and now whenever a comment is added I recieve 4 emails with the exact same comment.
    There has to be a way you can remove me from that service? Cheers!

Tentang Penulis

farraaziza

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.